Konser Apung, Gerakan Budayasa Memikat Generasi Muda Samawa

  • 30 Okt 2025 08:52 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Di tengah modernisasi dan arus teknologi yang cepat, pelestarian budaya sering kali tertinggal. Namun di Sumbawa, sebuah gerakan unik muncul: Budayasa, komunitas yang fokus menampilkan dan menjaga budaya serta sejarah Samawa. Menurut Ketua Budayasa, Dedi Ilwansyah, S.Sn, komunitas ini lahir dari keresahan bahwa budaya Samawa mulai terpinggirkan.

Budayasa menekankan pada edukasi, inovasi, dan penciptaan pengalaman budaya yang menarik generasi muda. Salah satu strategi paling sukses mereka adalah memanfaatkan fenomena Konser Apung, satu-satunya konser di Indonesia dengan panggung di tengah laut. Konser ini bukan hanya spektakuler secara visual, tetapi juga viral di kalangan kreator muda.

“Pengalaman konser ini sangat luar biasa, sulit dijelaskan dengan kata-kata. Banyak anak muda jadi tertarik pada budaya karena awalnya mereka datang sekadar ingin menikmati hiburan,” jelas Dedi.

Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan mencintai budaya Samawa, tanpa memandang kemampuan. Yang terpenting adalah kesungguhan dan kecintaan terhadap sejarah serta budaya lokal. Budayasa juga aktif membuat gebrakan budaya setiap bulan agar anak muda terus terpapar adat dan sejarah Samawa, membangun kesadaran bahwa tanah ini kaya akan budaya dan tradisi.

Meskipun menghadapi tantangan besar dalam menarik minat generasi muda di era digital, Budayasa tetap optimistis. Kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Sumbawa juga membantu komunitas ini menjalankan visi dan misi dengan lebih luas dan terstruktur.

Harapannya sederhana: tumbuhnya rasa cinta terhadap Samawa akan secara otomatis melestarikan budaya. Pesan Dedi bagi masyarakat sangat jelas: cintai, hargai, dan hormati Samawa, tanah yang diwariskan dengan air mata dan darah, agar tetap menjadi penopang kehidupan generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....