Budayasa, Wadah Pelestarian Sejarah dan Budaya Samawa

  • 30 Okt 2025 08:47 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Ketika budaya lokal mulai terkikis oleh derasnya arus modernisasi, sekelompok anak muda Samawa mengambil langkah nyata untuk menjaga warisan leluhur. Dari keresahan itulah lahir Komunitas Budayasa, yang dipimpin oleh Dedi Ilwansyah, S.Sn.

Budayasa hadir sebagai wadah untuk menampilkan, mengedukasi, dan menginovasi kegiatan budaya Samawa, sekaligus memastikan sejarah dan tradisi tetap hidup di hati generasi muda. Visi Budayasa sederhana namun kuat: menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Samawa agar generasi berikutnya tidak melupakan asal-usul tanah kelahiran mereka.

Untuk mewujudkan visi itu, komunitas ini aktif membuat berbagai gebrakan budaya setiap minggu atau bulan, mulai dari pertunjukan seni, workshop edukatif, hingga pameran sejarah lokal. Fokus utama mereka adalah menjaga sejarah dan budaya Samawa, menjadikannya doktrin bagi generasi baru agar sadar akan kekayaan adat yang dimiliki daerah ini.

Perekrutan anggota di Budayasa terbuka untuk siapa saja. Tidak diperlukan keterampilan khusus, yang penting adalah kesungguhan dan cinta terhadap sejarah dan budaya Samawa. “Yang kami jaga adalah sejarah dan budaya Samawa. Siapapun yang benar-benar ingin belajar dan berkontribusi bisa bergabung,” ujar Dedi.

Tantangan terbesar bagi Budayasa adalah menarik minat anak muda di era digital yang serba cepat. Namun, dengan inovasi dan kolaborasi, terutama melalui kegiatan populer seperti Konser Apung dengan panggung di tengah laut yang saat ini viral di media sosial, mereka berhasil memikat perhatian generasi muda dan menumbuhkan rasa bangga terhadap Samawa.

Budayasa juga menjalin kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Sumbawa agar visi dan misi mereka dapat berjalan selaras, menciptakan sinergi antara komunitas dan kebijakan daerah. Harapan komunitas ini sederhana: apabila cinta terhadap Samawa tumbuh, otomatis budaya dan sejarahnya akan lestari. Pesan terakhir dari Dedi pun tegas dan penuh semangat: “Cintai, hargai, hormati Samawa. Jaga tanah luhur ini dengan sepenuh hati, agar tetap menjadi penopang bagi generasi berikutnya.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....