SDM dan Finansial Jadi Tantangan Utama Pengelolaan Teater

  • 19 Sep 2025 02:21 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Tantangan terbesar dalam pengelolaan festival teater tidak hanya terletak pada aspek finansial, tetapi juga pada keberlangsungan sumber daya manusia (SDM). Hal ini diungkapkan Ketua Umum Teater Putih FKIP Universitas Mataram, Wagiman Cahyadi, dalam Dialog NTB Pagi Pro 1 RRI Mataram, Kamis (18/9/2025), bertema Mengelola Festival Teater.

Menurut Wagiman, dinamika keaktifan anggota dalam sebuah wadah teater seringkali tidak menentu, sehingga pengelola harus berulang kali memberikan pemahaman dasar mengenai konsep festival. Kondisi tersebut, katanya, menuntut manajemen teater untuk terus adaptif sekaligus konsisten dalam menjaga arah penyelenggaraan festival.

“Setiap tahun SDM kita berbeda-beda. Karena itu, perlu ada penguasaan menyeluruh tentang konsep festival, dan kadang harus diulang kepada anggota baru. Selain itu, faktor finansial juga menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari,” jelas Wagiman.

Dari sisi pendanaan, ia menyebutkan dukungan kampus menjadi salah satu sumber utama. Namun, keberadaan sponsor dan mitra kerja tetap diperlukan agar penyelenggaraan festival berjalan optimal.

“Pendanaan dari kampus memang ada, tetapi tanpa sponsor, kegiatan sulit terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Di tengah ketatnya persaingan hiburan modern, Wagiman menekankan pentingnya strategi komunikasi untuk memperluas jangkauan audiens. Selama ini, sebagian besar penonton festival berasal dari sekolah-sekolah yang ikut berpartisipasi. Karena itu, promosi konsisten melalui media sosial menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan festival ke khalayak lebih luas.

Terkait keberlanjutan, Wagiman menegaskan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan seniman, sukarelawan, dan penonton. Ia menilai, pelayanan yang baik serta keterbukaan menerima kritik dan saran merupakan kunci mempererat jejaring komunitas teater.

“Dalam setiap festival, kami berusaha memberi ruang dialog dengan kontributor, seniman, maupun penonton. Hal ini bukan hanya memperkuat hubungan, tetapi juga memastikan festival terus berkembang dari tahun ke tahun,” pungkasnya.

Penulis: Dian Ferdinawan Mahasiswa PKL UIN Mataram di RRI Mataram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....