Radio di Era Digital Tetap Relevan Sumber Hiburan
- 10 Sep 2025 18:07 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Dialog Pagi NTB kembali hadir dengan tema menarik “Eksistensi Radio Menghibur Pendengar di Era Digital” Acara yang disiarkan langsung oleh RRI Mataram pada Rabu (10/9/2025) pukul 09.00–10.00 WITA, menghadirkan salah satu narasumber, yakni Mujaddid Muhas, M.A., seorang tokoh penyuka musik lintas genre.
Dalam dialog tersebut, Mujaddid menyoroti pentingnya radio untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan perannya sebagai media hiburan. Menurutnya, RRI yang kini memasuki usia 80 tahun harus mampu menyesuaikan konten siaran dengan tren kekinian agar tetap eksis dan dekat dengan pendengar dari berbagai generasi.
“Radio bisa tetap mengudara dengan konten-konten yang relevan. Saya kira di usia 80 tahun ini RRI bisa terus eksis, menyerap permintaan dari berbagai generasi, dan menjadi panduan siaran yang bermanfaat,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menilai sumber daya manusia (SDM) RRI sudah mumpuni. Dari sisi personil, sarana-prasarana, hingga jaringan, semuanya dinilai lengkap. Namun, Mujaddid menekankan perlunya penyusunan konten yang mampu menyentuh seluruh generasi, dengan porsi hiburan yang tetap hadir meskipun dalam program berita.
“Bahkan di acara-acara news pun bisa diselingi hiburan, musik, dan perbincangan yang positif. Kedepan, mungkin bisa ditambahkan program khusus untuk musisi agar mereka punya ruang berkarya sekaligus berbagi dengan pendengar,” jelasnya.
Menurut Mujaddid, hiburan tetap menjadi unsur penting yang tidak bisa dipisahkan dari radio. Meski medium radio konvensional kini jarang terlihat, kehadiran aplikasi digital membuat siaran RRI lebih mudah diakses, baik untuk mendengarkan musik, membaca berita, maupun mengikuti perbincangan inspiratif.
Terakhir, Mujaddid berharap RRI dapat terus hadir dengan siaran aktual, edukatif, sekaligus inspiratif. “RRI punya jangkauan luas dalam diseminasi informasi publik. Semoga ke depan RRI tetap menjadi panduan yang bisa dinikmati semua generasi,” harapnya.
Penulis: Daud, Mahasiswa UIN Mataram peserta PKL di RRI Mataram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....