Menjaga Denyut Pasar Bertais, saat Polisi Hadir di tengah Hiruk Pikuk Perdagangan

  • 15 Jun 2026 21:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pengunjung mulai berdatangan sejak pagi. Di antara suara tawar-menawar yang bersahutan, deru kendaraan pengangkut barang, dan aktivitas para buruh pasar yang hilir mudik, Pasar Tradisional Mandalika Bertais di Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pusat ekonomi masyarakat.

Di tengah kesibukan tersebut, sejumlah personel Direktorat Samapta Polda NTB terlihat menyusuri lorong-lorong pasar. Kehadiran mereka bukan untuk menindak pelanggaran, melainkan menjalankan Patroli Kota Presisi sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi para pedagang, rasa aman menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha. Aktivitas jual beli yang berlangsung sejak dini hari hingga sore hari membuat kawasan pasar memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Kondisi ini sekaligus membuka peluang terjadinya berbagai gangguan keamanan, mulai dari pencopetan, pencurian, hingga tindak kejahatan jalanan lainnya.

Karena itu, patroli yang dilaksanakan Senin 15 Juni 2026 tidak sekadar berkeliling memantau situasi. Para personel juga menyempatkan diri berdialog dengan pedagang, buruh pasar, juru parkir, petugas pasar, hingga para pengunjung. Dengan pendekatan humanis, mereka menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan.

Suasana akrab tampak ketika petugas berbincang dengan para pelaku usaha. Mereka mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap barang dagangan maupun barang pribadi, sekaligus mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan, kawasan pasar menjadi salah satu lokasi yang mendapatkan perhatian khusus dalam kegiatan patroli karena tingginya aktivitas masyarakat di area tersebut.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan agar potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalkan sejak dini. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Patroli Kota Presisi yang rutin digelar Polda NTB menjadi wujud komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang bersama-sama menjaga stabilitas lingkungan.

Di Pasar Bertais, langkah-langkah kaki para petugas yang menyusuri lorong pasar menjadi simbol bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat semata. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, yang dimulai dari kepedulian setiap warga terhadap lingkungan sekitarnya.

Ketika rasa aman terjaga, aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar. Para pedagang dapat berjualan dengan tenang, pembeli merasa nyaman bertransaksi, dan denyut perekonomian rakyat pun terus bergerak tanpa gangguan. Di situlah kehadiran patroli preventif menemukan maknanya: menjaga ruang publik agar tetap aman bagi semua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....