Keikhlasan Polda NTB: Saat Daging Kurban Menjadi Jembatan Kedekatan dengan Rakyat

  • 27 Mei 2026 14:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Rabu pagi 27 Mei 2026, halaman Masjid Baitussalam Polda NTB tampak berbeda. Suara takbir dan aktivitas para panitia kurban menghadirkan suasana hangat penuh kebersamaan. Di tengah hiruk-pikuk persiapan penyembelihan hewan kurban, hadir wajah-wajah masyarakat yang sejak pagi menunggu dengan tertib, bukan sekadar untuk menerima daging kurban, tetapi juga merasakan kedekatan yang semakin nyata antara polisi dan rakyat.

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi Polda NTB untuk menegaskan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya hadir melalui penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Dipimpin langsung Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung khidmat. Bersama para pejabat utama, pengurus Masjid Baitussalam, dan personel kepolisian, Kapolda menyaksikan proses penyembelihan puluhan sapi dan kambing yang akan dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat.

(Foto Humas Polda NTB)

Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan Polda NTB bersama seluruh Polres/ta jajaran mencapai angka yang cukup besar yakni, 216 ekor sapi dan 45 ekor kambing. Hewan-hewan kurban itu tersebar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat, dari Lombok hingga Bima.

Di balik angka ratusan hewan kurban tersebut, tersimpan semangat gotong royong dan keikhlasan para personel kepolisian yang ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha dengan masyarakat. Daging kurban kemudian dibagikan kepada anak yatim, kaum duafa, purnawirawan Polri, para janda, hingga warga kurang mampu.

Bagi sebagian warga, bantuan itu mungkin tampak sederhana. Namun di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, sepotong daging kurban menjadi simbol perhatian dan kepedulian yang sangat berarti.

Kapolda NTB menyebut ibadah kurban bukan hanya ritual keagamaan, melainkan juga bentuk keteladanan dan pengorbanan sosial yang harus terus dijaga. Nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui momentum Idul Adha.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Sebab keamanan dan ketertiban tidak hanya dibangun melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga lewat rasa saling percaya dan kepedulian.

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, pendekatan humanis seperti inilah yang perlahan membangun citra Polri sebagai institusi yang dekat dengan masyarakat. Ketika aparat hadir bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Takbir yang menggema di kompleks Polda NTB pagi itu seolah menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati lahir dari keikhlasan untuk berbagi. Dan dari ratusan hewan kurban yang disembelih, terselip harapan agar semangat kebersamaan terus tumbuh di Bumi Gora.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....