Pemerintah Dorong Industri Tenun NTB Jadi Poros Pariwisata
- 24 Okt 2025 07:50 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Mataram menggelar Dialog Luar Studio (DLS) bertema “Mengangkat Kain Tenun NTB Tampil Mendunia”. Kegiatan berlangsung di Penginang Lombok Artshop, Desa Sukarara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/10/2025).
Dialog tersebut membahas upaya optimalisasi karya seni tenun dan songket lokal sebagai poros pariwisata NTB. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata NTB menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan pemasaran produk tenun lokal.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata NTB, Mulki, menyampaikan pihaknya terus berupaya meningkatkan kemampuan para pengrajin. “Upaya kita selalu mengadakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, motif, dan kemampuan branding,” ujarnya.
Mulki menambahkan, digitalisasi pemasaran menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan produk tenun daerah. Ia menegaskan peran generasi muda dan RRI sangat strategis dalam membantu pengrajin melalui promosi di platform daring.
“Bagaimana mereka mampu menjual dengan dunia tanpa batas melalui startup dan market online,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas stakeholder dalam mendukung peningkatan kapasitas pengrajin NTB.
“Tahun ini ada empat kegiatan yang kita jalankan dengan dukungan berbagai pihak,” tambahnya. Selain itu, ia berharap ada dorongan dari Bank Indonesia dan Disperindag agar berkolaborasi, bukan berkompetisi, demi kemajuan industri tenun.
Sementara itu, pemilik Penginang Lombok Artshop, Mawardi, berharap dukungan pemerintah dan lembaga terkait terus berlanjut. “Kami berharap tetap dibina agar memiliki SDM terampil dan kualitas bahan sesuai standar ekspor,” ujarnya.
Mawardi menilai bahan lokal memiliki potensi besar karena nilai sejarah dan keunikan motifnya. Ia menegaskan pentingnya inovasi agar tenun NTB mampu bersaing dan menjadi kebanggaan dalam pariwisata mendunia.
Penulis: Nurlaeli Roziana Mahasiswa PKL UIN Mataram
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....