Bendera Turun Sempurna, Tepuk Tangan Undangan pun Pecah

  • 18 Agt 2025 19:29 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Diselimuti senja di ufuk barat, Sang Saka Merah Putih perlahan turun dengan gagah di halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (17/8/2025) sore. Merahnya yang menyala dan putihnya yang berkilau bak mutiara, seolah menjadi penegas betapa suci dan agung makna kemerdekaan.

Sejengkal demi sejengkal, kibaran merah putih itu menuruni tiang tegak. Ratusan pasang mata yang berdiri tegap tak lepas memandangnya. Suasana hening khidmat, hanya diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menambah getar di dada. Dalam benak, seolah hadir perenungan: tentang pahlawan bangsa yang gugur merebut kemerdekaan, dan generasi muda hari ini yang gagah perkasa meneruskan estafet perjuangan.

Hingga akhirnya, sang merah putih sempurna terdekap dalam pelukan pembawa baki. Sorak tepuk tangan undangan pun pecah, melingkupi upacara dengan nuansa haru dan kebanggaan.

“Alhamdulillah semua lancar, mulai dari pengibaran bendera merah putih, detik-detik proklamasi di pagi hari, hingga penurunan bendera sore ini. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ujar Asisten II Setda NTB, Lalu Mohammad Faozal, usai upacara.

Para tamu undangan, unsur pemerintah, hingga masyarakat yang hadir tampak larut dalam khidmat suasana. Upacara penurunan bendera bukan sekadar seremonial, melainkan penghormatan luhur yang memiliki dasar hukum jelas. Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 pasal 7, telah ditegaskan tata cara penggunaan hingga penghormatan terhadap bendera negara.

Senja di Bumi Gora sore itu pun terasa istimewa. Di langit yang mulai berwarna jingga, merah putih kembali beristirahat, namun semangatnya tetap berkibar di dada setiap anak bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....