Pasokan Jawa-Bali Melimpah, Harga Telur Kebon Roek Menurun
- 07 Sep 2026 15:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Selisih harga beli dan harga jual telur di Pasar Kebon Roek, Mataram, kini berada di kisaran Rp2 ribu per tray. Pedagang memperoleh telur sekitar Rp55 ribu dan menjualnya kepada konsumen dengan harga Rp57 ribu.
Kondisi itu berbeda dengan sebelumnya. Harga pembelian yang sempat mencapai Rp58 ribu membuat telur dijual kembali sekitar Rp60 ribu per tray.
Di tengah perubahan tersebut, pasokan dari luar daerah masih cukup tersedia. Telur yang datang dari Jawa dan Bali menjadi salah satu sumber pasokan bagi pedagang di Pasar Kebon Roek.
Pedagang telur setempat, Mia, juga mengaitkan kondisi permintaan dengan aktivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menduga perubahan aktivitas program tersebut ikut berpengaruh terhadap kebutuhan telur.
“Mungkin MBG ini tidak seperti yang kemarin. Pasokan dari Jawa, Bali juga ada, dan itu sama turunnya. Kalau harga turun, Alhamdulillah pelanggan lebih banyak, kita turunkan juga kasih ke pelanggan, tapi tetap dapat untung,” ujarnya, Senin 7 September 2026.
Bagi Mia, turunnya harga tidak selalu berarti keuntungan pedagang ikut berkurang. Bertambahnya jumlah pembeli ketika harga lebih murah dapat menjaga keuntungan dari sisi volume penjualan.
Sementara itu, keberadaan pasokan dari Jawa dan Bali membuat kebutuhan telur di pasar tetap dapat dipenuhi. Kondisi pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang ikut membentuk harga di tingkat pedagang.
Harga telur yang lebih rendah juga memberikan ruang bagi konsumen untuk membeli dengan lebih leluasa. Pedagang melihat perubahan tersebut dari meningkatnya jumlah pelanggan yang datang ketika harga mengalami penurunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....