Pemkab Loteng Perkuat Pembinaan Agar UMKM Naik Kelas
- 11 Jul 2026 16:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Wakil Bupti Lombok Tengah H.M. Nursiah, menegaskan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk memanfaatkan berbagai event internasional yang digelar di kawasan Mandalika.
Menurut Nursiah, pelaku UMKM di Lombok Tengah sebenarnya telah memiliki keterampilan menghasilkan berbagai produk. Namun, agar mampu berkembang, mereka membutuhkan wawasan dan pengalaman melalui studi banding maupun keterlibatan dalam berbagai pameran dan event di luar daerah.
"Pelaku UMKM perlu memiliki pembanding. Mereka harus melihat bagaimana pelaksanaan event di Makassar, Jakarta, Semarang, Medan, dan daerah lain. Itu bisa menjadi referensi sekaligus bekal menghadapi event-event internasional," ujarnya.
Ia menambahkan, organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi UMKM juga memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap perkembangan setiap pelaku usaha dinilai penting agar pemerintah dapat menentukan bentuk pendampingan yang tepat.
"UMKM yang masih berkembang harus terus didampingi, sedangkan yang sudah maju harus didorong agar semakin berkembang. Pembinaan tidak boleh berhenti," katanya.
Nursiah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi UMKM lokal. Salah satunya adalah persaingan produk, seperti maraknya peredaran merchandise tidak resmi pada penyelenggaraan event besar di Mandalika yang turut memengaruhi daya saing produk lokal.
Selain itu, keterbatasan modal, kualitas produk, hingga minimnya industri bahan baku di Lombok juga menjadi kendala yang harus diatasi bersama. Ia mencontohkan, sebagian besar pelaku usaha kaos masih bergantung pada bahan dan proses produksi dari luar daerah.
Meski demikian, ia optimistis produk UMKM Lombok Tengah, terutama sektor kuliner, memiliki daya saing yang tinggi. Hal itu terbukti saat penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, di mana produk makanan lokal mendapat sambutan positif dari para pengunjung.
"Kalau produk kuliner dan makanan olahan, kita tidak kalah. Bahkan saat MotoGP, makanan sederhana seperti nasi bungkus pun laris dibeli pengunjung," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjut Nursiah, selama ini juga rutin mengikutsertakan pelaku UMKM dalam berbagai pameran di luar daerah sebagai upaya meningkatkan pengalaman dan kemampuan pemasaran. Namun, menurutnya, pendampingan harus terus dilakukan agar semakin banyak UMKM yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Ia juga menilai penguatan kemampuan manajemen usaha, pemasaran, dan pengolahan produk perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui peran asosiasi UMKM yang lebih aktif.
Di akhir keterangannya, Nursiah mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus belajar, berinovasi, dan tidak takut mencoba hal-hal baru.
"Kami berharap pelaku UMKM terus meningkatkan kompetensi, kreatif mencari ilmu dan pengalaman. Terus mencoba, karena siapa yang terbiasa mencoba akan menjadi luar biasa," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....