BI NTB Gelar FESyar KTI 2026, Perkuat Ekonomi Syariah di Kawasan Timur Indonesia

  • 09 Jul 2026 07:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026 pada 10–12 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram, tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Andhi Wahyu Riyadno, di Mataram, Rabu 8 Juli 2026, mengatakan FESyar KTI 2026 mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital."

Menurut Andhi, penyelenggaraan FESyar menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, industri perbankan, lembaga ZISWAF, akademisi, pesantren, hingga pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

"Melalui sinergi ini, kami berharap literasi ekonomi syariah semakin luas, daya saing industri halal meningkat, dan ekonomi syariah mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kawasan Timur Indonesia," ujarnya.

Selain berpusat di Lombok Epicentrum Mall, sejumlah rangkaian kegiatan juga digelar di Islamic Center NTB, Politeknik Pariwisata Lombok, Hotel Lombok Raya, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB.

FESyar KTI 2026 merupakan bagian dari Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 sekaligus implementasi empat program unggulan Bank Indonesia, yakni AKBAR (Akselerasi Kemandirian Bisnis Pesantren Berkelanjutan), AMANAH (Akselerasi Menuju Sertifikasi dan Ekosistem Halal), BARAKAH (Bina Rantai Komoditas Halal untuk Ekspor), serta MAHAR (Mobilisasi Aset Halal melalui Akselerasi Wakaf).

Acara pembukaan dijadwalkan dihadiri Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, serta para Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia se-Kawasan Timur Indonesia.

Sebanyak 22 provinsi yang diwakili oleh 19 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kawasan Timur Indonesia akan mengirimkan delegasi untuk mengikuti tiga pilar utama kegiatan, yakni sharia fair, sharia forum, dan sharia education.

Andhi menambahkan, penyelenggaraan FESyar diharapkan semakin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarwilayah di sektor halal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....