Produk Kuliner Kekinian dan Kerajinan Lokal Dominasi Stan UMKM MTQ NTB di Loteng
- 11 Jun 2026 15:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Beragam produk unggulan dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lombok Tengah menjadi daya tarik tersendiri dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB. Mulai dari kuliner kekinian, makanan olahan, hingga berbagai produk kerajinan tangan lokal dipamerkan di area bazar yang dipadati pengunjung setiap harinya.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Baiq Yuliana Sapriani, mengatakan sebanyak 75 UMKM dari 12 kecamatan dilibatkan untuk menampilkan produk-produk terbaik mereka selama pelaksanaan MTQ.
Menurutnya, stan yang tersedia didominasi oleh produk kuliner, sementara produk kerajinan atau kriya ditempatkan pada area khusus agar lebih mudah dijangkau pengunjung.
“Untuk kriya kami siapkan tempat tersendiri di bawah terop. Sementara stan lainnya lebih banyak diisi oleh UMKM yang menjual makanan dan minuman,” ujarnya Kamis, 11 Juni 2026.
Produk kerajinan yang ditampilkan berasal dari sejumlah sentra UMKM di Kecamatan Jonggat, Pujut, Praya Barat Daya, Praya, hingga Praya Timur. Berbagai hasil karya perajin lokal seperti anyaman, aksesoris, dan produk kreatif khas daerah menjadi bagian dari pameran UMKM tersebut.
Sementara itu, sektor kuliner menghadirkan aneka makanan olahan yang telah disesuaikan dengan tren pasar dan selera konsumen saat ini. Yuliana mengatakan pelaku UMKM didorong untuk menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga dikemas secara menarik dan modern.
“Kami arahkan pelaku usaha untuk mengikuti kebutuhan pasar. Saat ini konsumen didominasi kalangan muda, sehingga produk yang ditawarkan harus menarik, praktis, dan sesuai dengan tren yang sedang diminati,” ujarnya.
Seluruh produk yang dipamerkan telah melalui proses seleksi. Selain kualitas rasa dan bahan baku, aspek kemasan menjadi salah satu perhatian utama agar produk UMKM mampu bersaing dan memberikan kesan profesional kepada pengunjung.
“Pelaku UMKM yang kami libatkan adalah mereka yang sudah berpengalaman mengikuti berbagai event. Kemasan produknya juga sudah baik dan layak ditampilkan pada kegiatan tingkat provinsi,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terhadap produk-produk UMKM tersebut cukup tinggi. Bahkan pada malam pertama MTQ, sebagian besar makanan yang dijual di stan UMKM dilaporkan habis terjual sebelum acara berakhir.
“Sekitar pukul sembilan malam, hampir semua produk makanan sudah habis. Yang tersisa umumnya hanya beberapa jenis minuman. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap produk UMKM lokal sangat besar,” ujarnya.
Selain UMKM Lombok Tengah, area pameran juga diisi oleh sejumlah stan dari kafilah kabupaten dan kota di NTB yang menampilkan produk unggulan daerah masing-masing, sehingga menambah ragam pilihan bagi pengunjung yang datang ke arena MTQ.
"Jadi bazar UMKM MTQ tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Lombok Tengah kepada masyarakat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....