Dari Sinyal ke Penggerak Ekonomi: Jejak Telkomsel di Pelosok NTB
- 05 Jun 2026 16:00 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Di usia ke-31 tahun, Telkomsel tidak hanya menghadirkan layanan telekomunikasi bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok daerah. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), manfaat jaringan Telkomsel dirasakan langsung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk di kawasan pinggiran hutan yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses komunikasi.
Salah satu kisah datang dari Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Di wilayah yang berada di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Barat tersebut, Laelatul Hasanah atau yang akrab disapa Ela berhasil mengembangkan usahanya berkat dukungan layanan internet dari produk Orbit Telkomsel.
Ela mengaku mulai menggunakan Orbit sekitar satu tahun terakhir untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di warung miliknya. Sebelum menggunakan layanan tersebut, aktivitas usaha yang bergantung pada internet kerap mengalami kendala akibat kualitas sinyal yang tidak stabil.
"Lokasi warung kami berada di pinggiran kawasan hutan. Setelah menggunakan Orbit, kebutuhan internet untuk usaha menjadi lebih lancar dan stabil," ujar Ela, saat di temui, Jum'at 5 Juni 2026.
Konektivitas yang lebih baik memberikan dampak langsung terhadap operasional usahanya. Saat ini, sistem pembayaran di warung miliknya sudah memanfaatkan transaksi digital melalui QRIS. Selain itu, internet juga digunakan untuk mempromosikan produk melalui media sosial serta mengawasi aktivitas warung menggunakan kamera pengawas (CCTV).
Menurut Ela, kehadiran jaringan internet yang kuat membuat usaha kecil seperti miliknya mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan utama dalam dunia bisnis.
"Dulu pembayaran masih banyak dilakukan secara tunai. Sekarang pelanggan bisa membayar lewat QRIS. Promosi juga lebih mudah karena bisa memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak konsumen," katanya.

Tidak hanya berdampak pada usahanya sendiri, penggunaan Orbit Telkomsel juga mulai diikuti oleh warga sekitar. Semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut untuk mendukung kebutuhan komunikasi, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi sehari-hari.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa akses telekomunikasi yang andal tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi infrastruktur pendukung ekonomi masyarakat.
Bagi pelaku UMKM seperti Ela, jaringan internet yang stabil membuka peluang baru untuk meningkatkan daya saing usaha, memperluas pasar, dan mengoptimalkan layanan kepada pelanggan. Digitalisasi yang sebelumnya sulit dijangkau kini menjadi lebih mudah diterapkan, bahkan di wilayah yang berada jauh dari pusat perkotaan.
Memasuki usia ke-31 tahun, Ela berharap Telkomsel terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin mendukung pertumbuhan UMKM, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis.
"Harapannya ke depan Telkomsel semakin banyak menghadirkan produk dan layanan yang membantu UMKM, dengan harga yang terjangkau sehingga bisa dimanfaatkan lebih banyak masyarakat," ujarnya.
Kisah Ela menjadi gambaran bagaimana kehadiran jaringan Telkomsel telah melampaui fungsi dasar telekomunikasi. Dari menghadirkan sinyal di kawasan pinggiran hutan hingga mendukung transaksi digital, promosi usaha, dan pengawasan bisnis, konektivitas kini menjadi salah satu fondasi penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat NTB.
Di tengah pesatnya transformasi digital, peran jaringan telekomunikasi yang kuat menjadi faktor strategis bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Jejak Telkomsel selama 31 tahun pun tidak hanya tercermin dari luasnya cakupan layanan, tetapi juga dari kontribusinya dalam membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....