Belajar dari Kegagalan, Bangkit dengan Cara yang Lebih Matang

  • 10 Jun 2026 08:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID - Mataram : Tidak semua usaha yang dirintis langsung berjalan mulus. Ada masa ketika seseorang harus merasakan kegagalan, kerugian, bahkan kebingungan untuk menentukan langkah berikutnya. Namun bagi sebagian orang, kegagalan justru menjadi titik penting yang mengubah cara berpikir dan cara membangun usaha dengan lebih matang. Dalam program Teras UMKM Pro 4 RRI Mataram, David selaku owner Keukeu menceritakan bahwa setelah mengalami pengalaman pahit di awal usaha, ia tidak memilih berhenti. Sebaliknya, ia justru menjadikan pengalaman itu sebagai bekal untuk membangun bisnis dengan cara yang lebih serius.

David mengakui bahwa saat usaha pertamanya dengan produk brownies pizza mulai berjalan, ia sempat merasa senang karena pesanan ramai dan produknya dikenal banyak orang. Namun ketika akhirnya menyadari bahwa usaha yang terlihat ramai itu ternyata tidak memberi keuntungan seperti yang dibayangkan, ia merasakan kekecewaan yang cukup besar. Dalam obrolannya di Teras UMKM Pro 4 RRI Mataram, David mengatakan bahwa pengalaman itu membuatnya sadar bahwa semangat saja tidak cukup untuk menjalankan bisnis. Ada banyak hal yang harus dipahami di luar urusan membuat produk yang enak.

Menurut David, setelah melewati pengalaman tersebut, ia mulai mengubah cara pandangnya terhadap usaha. Ia tidak lagi hanya berpikir bagaimana membuat produk yang menarik, tetapi juga bagaimana usaha itu bisa bertahan dalam jangka panjang. Dalam program Teras UMKM, David bercerita bahwa ia mulai belajar lebih banyak tentang manajemen usaha, mulai memperhatikan detail biaya, menghitung produksi dengan lebih teliti, hingga memahami bahwa setiap keputusan dalam bisnis harus dipikirkan dengan matang.

David juga mengatakan bahwa kegagalan di awal justru membuatnya lebih kuat secara mental. Ia belajar menerima bahwa dalam usaha, tidak semua percobaan akan berhasil. Ada produk yang diterima pasar, ada juga yang tidak berjalan sesuai harapan. Ada strategi yang berhasil, ada pula yang harus dievaluasi. Dalam obrolannya di Teras UMKM Pro 4 RRI Mataram, David menegaskan bahwa kegagalan tidak boleh membuat seseorang berhenti, selama masih mau belajar dan memperbaiki diri.

Baginya, pengalaman jatuh di awal usaha adalah proses yang sangat berharga. Dari situ ia belajar bahwa menjadi pengusaha bukan hanya soal keberanian memulai, tetapi juga soal kesiapan menghadapi masalah. Ketika usaha tidak berjalan sesuai harapan, seseorang harus mau mengevaluasi, mencari tahu letak kesalahan, lalu mencoba lagi dengan cara yang lebih baik. Itulah yang menurut David menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan bisnisnya.

David mengungkapkan bahwa banyak orang sering hanya melihat hasil akhir dari sebuah usaha yang sukses, tetapi tidak melihat proses jatuh bangun yang ada di belakangnya. Dalam program Teras UMKM, ia mengatakan bahwa di balik usaha yang sekarang berjalan, ada banyak pengalaman gagal yang justru membentuk dirinya menjadi lebih matang. Dari situ ia belajar bahwa keberhasilan bukan datang karena tidak pernah gagal, tetapi karena seseorang tidak berhenti setelah mengalami kegagalan.

Kisah David menjadi inspirasi bahwa kegagalan bukan sesuatu yang harus ditakuti. Dalam dunia usaha, kegagalan justru sering menjadi guru terbaik yang mengajarkan banyak hal yang tidak didapat dari teori. Dari pengalaman yang dibagikan David dalam Teras UMKM Pro 4 RRI Mataram, kita belajar bahwa setiap kegagalan selalu membawa pelajaran, dan setiap orang yang mau belajar dari kegagalan punya peluang untuk bangkit dengan cara yang lebih matang dan lebih kuat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....