Mahasiswa KKN Unram Petakan Potensi UMKM Gerimax Indah
- 29 Jan 2026 08:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) berhasil menyusun “Peta Potensi UMKM Desa Gerimax Indah” di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Peta ini memetakan sebaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga tingkat dusun, sekaligus dirancang sebagai rujukan strategis dalam perencanaan pembangunan desa berbasis potensi lokal.
Penyusunan peta tersebut merupakan bagian dari program Big Mapping yang digagas mahasiswa KKN sebagai upaya memperkuat basis data dan informasi desa. Melalui pendekatan ini, perencanaan pembangunan diharapkan menjadi lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi masyarakat.
Desa Gerimax Indah sendiri merupakan desa pemekaran yang resmi berdiri pada tahun 2003. Secara administratif, desa ini memiliki luas wilayah sekitar 212,99 hektar dengan jumlah penduduk 4.792 jiwa. Wilayahnya terbagi dalam empat dusun, yakni Kembang Kuning, Dasan Montor, Karang Duntal, dan Karang Anyar, dengan karakter agraris yang masih kuat dan didominasi lahan persawahan.
Hasil pemetaan menunjukkan setiap dusun memiliki keunggulan UMKM yang berbeda. Dusun Kembang Kuning dikenal dengan potensi kerajinan anyaman bambu yang telah lama menjadi sumber penghidupan warga. Sementara itu, Dusun Dasan Montor memiliki ciri khas sebagai sentra pandai besi tradisional yang memproduksi berbagai alat rumah tangga dan kebutuhan pertanian.
Adapun Dusun Karang Duntal didominasi oleh usaha peternakan unggas yang cukup berkembang, sedangkan Dusun Karang Anyar memiliki potensi ganda, yakni peternakan serta kerajinan ukiran yang mencerminkan kreativitas dan kearifan lokal masyarakat setempat. Keberagaman potensi ini menjadi kekuatan ekonomi desa jika dikelola secara terpadu.
Peta Potensi UMKM yang disusun mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi program pemberdayaan, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, fasilitasi pemasaran, hingga penataan klaster UMKM sesuai karakter masing-masing dusun. Dengan data yang terintegrasi, intervensi pembangunan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Tidak hanya fokus pada UMKM, program Big Mapping juga mencakup pemetaan batas wilayah, persebaran fasilitas umum, serta identifikasi titik rawan lingkungan dan layanan publik. Langkah ini dinilai penting untuk memperbaiki tata kelola data desa dan mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang yang lebih efektif.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap Peta Potensi UMKM Desa Gerimax Indah dapat segera dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan pelaku usaha lokal. Dengan pemanfaatan yang optimal, potensi yang telah terpetakan diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan (Mahasiswa KKN UNRAM - Desa Gerimax).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....