KK-NTB 2025 Angkat UMKM Kreatif NTB Menuju Pasar Global
- 21 Sep 2025 06:20 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan geliat dalam mengembangkan industri kreatif, khususnya di sektor fesyen dan kriya. Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB resmi membuka gelaran Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2025 dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi Mewujudkan UMKM NTB Berdaya dan Siap Mendunia”, Jumat (19/09/2025).
Acara yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 September 2025, diikuti 101 UMKM dari berbagai sektor, mulai dari wastra dan fesyen, kriya, home decor, kuliner hingga kopi. Selain bazar, KK-NTB juga menghadirkan business matching, edukasi dan literasi, fashion show, talkshow, perlombaan, hingga pertunjukan seni.
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah maupun nasional. “Framework pengembangan UMKM Bank Indonesia didasari pada tiga pilar, yaitu korporatisasi, kapasitas, dan pembiayaan. Fokusnya pada komoditas pengendalian inflasi pangan dan komoditas berpotensi ekspor. Sebagian omzet dari kegiatan ini juga akan disalurkan untuk pengembangan wakaf produktif,” ujarnya.
Dalam mendorong pembiayaan UMKM, BI juga menggandeng 24 bank di bawah Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) NTB untuk ikut serta dalam business matching lounge. Langkah ini sejalan dengan kebijakan penurunan BI-Rate menjadi 4,75 persen, yang diharapkan dapat menurunkan bunga kredit serta meningkatkan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.
Selain itu, BI memperluas digitalisasi transaksi dengan menggandeng Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) bank maupun nonbank melalui QRIS, termasuk inovasi terbaru QRIS Tap untuk memudahkan transaksi nontunai.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., dalam sambutannya menyebut ekonomi kreatif sebagai pilar penting pembangunan masa depan. “Ekonomi kreatif adalah ekonomi masa depan. Saat ini perekonomian bergeser dari dominasi korporasi menuju basis individu, di mana talenta dan kreativitas menjadi penggeraknya. KK-NTB menjadi ruang untuk memperluas kesempatan UMKM dan menghadirkan lebih banyak hidden gem baru,” ujarnya.
Gelaran pembukaan KK-NTB 2025 dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB, para bupati dan wali kota, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, akademisi, perbankan, hingga pelaku UMKM binaan BI.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, perbankan, serta ekosistem ekonomi kreatif, KK-NTB 2025 diharapkan mampu menjadi etalase produk unggulan NTB yang siap bersaing di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....