Pertamina Perkuat Kesiapan Energi Jelang MotoGP Mandalika 2026

  • 02 Okt 2026 13:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat kesiapan layanan energi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC).

Kesiapan tersebut dilakukan melalui pemantauan ketersediaan stok BBM dan LPG, kelancaran distribusi, hingga kondisi pelayanan di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha selama ajang internasional tersebut tetap terpenuhi.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan menjadi salah satu perhatian Pertamina selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“Pertamina terus melakukan monitoring stok, optimalisasi distribusi, dan pemantauan kondisi penyaluran di lapangan. Kesiapan ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama gelaran Mandalika,” ujar Ahad dalam siaran persnya, Jum'at 2 Oktober 2026.

Sebagai bagian dari kesiapan layanan, Pertamina menyiagakan tujuh SPBU yang berada di jalur wisata dan jalur menuju kawasan Mandalika. Tujuh SPBU tersebut terdiri atas tiga SPBU di Lombok Tengah, dua SPBU di Lombok Barat, dan dua SPBU di Kota Mataram.

Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 20 hingga 30 persen di jalur wisata dan jalur menuju sirkuit. Penambahan pasokan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan tingkat penyaluran harian atau throughput serta perkembangan kebutuhan di masing-masing SPBU.

Dari sisi pasokan, Pertamina menyiapkan lima armada kapal untuk mendukung kelancaran suplai energi di NTB dengan total kapasitas sekitar 34.400 kiloliter (KL). Armada tersebut terdiri atas kapal tipe Small Tanker II dengan kapasitas 3.500 hingga 6.499 DWT.

“Dari sisi suplai dan distribusi, kami juga memastikan kesiapan armada dan pola suplai agar kebutuhan energi di wilayah NTB dapat terlayani dengan baik. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan sehingga pola distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Pertamina juga memantau pergerakan distribusi mulai dari titik suplai hingga lembaga penyalur. Pengaturan distribusi dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kebutuhan di lapangan, sehingga pasokan dapat dioptimalkan ke wilayah yang mengalami peningkatan permintaan.

Kondisi pelayanan di SPBU, termasuk antrean kendaraan, turut menjadi perhatian. Peningkatan mobilitas kendaraan menjelang dan selama MotoGP berpotensi meningkatkan aktivitas pengisian BBM di sejumlah titik.

Karena itu, Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan berjalan optimal. Pengaturan antrean juga dilakukan agar aktivitas pengisian BBM tetap tertib dan tidak mengganggu akses maupun arus lalu lintas di sekitar SPBU.

“Apabila terdapat peningkatan antrean di SPBU, kami melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui kondisi serta penyebabnya. Pengelola SPBU juga kami dorong untuk mengatur pelayanan dan antrean dengan baik, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan nyaman dan tertib,” katanya.

Selain BBM, Pertamina turut memperkuat kesiapan penyaluran LPG seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor usaha selama periode MotoGP Mandalika.

Penyaluran LPG dilakukan melalui jaringan agen dan pangkalan resmi. Monitoring secara berkala dilakukan untuk memastikan ketersediaan LPG di tingkat penyalur sekaligus mengantisipasi perubahan kebutuhan selama berlangsungnya kegiatan.

“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan layanan energi selama gelaran MotoGP Mandalika. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan melakukan evaluasi secara berkala agar kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Ahad.

Pertamina mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM dan pembelian LPG secara bijak sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....