20 Chef NTB Kantongi Sertifikat Kompetensi, Siap Bersaing di Industri Kuliner
- 11 Agt 2026 16:01 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Sebanyak 20 chef di NTB berhasil meraih sertifikasi kompetensi skema Chef de Partie setelah mengikuti asesmen selama dua hari di Senggigi.
- Disparekraf NTB mendorong sertifikasi profesi untuk memperkuat kualitas, profesionalisme, dan daya saing SDM kuliner di tingkat nasional maupun global.
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Barat (Disparekraf) NTB mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja sektor kuliner melalui sertifikasi profesi. Sebanyak 20 chef dinyatakan berhasil memperoleh sertifikat kompetensi setelah mengikuti asesmen skema Chef de Partie.
Sertifikasi kompetensi profesi subsektor ekonomi kreatif dengan tema Food and Beverage Product itu berlangsung pada 10-11 Agustus 2026 di Hotel Puri Saron Senggigi. Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi Disparekraf NTB dengan LSP Pariwisata Bina Kompetensi dan Asosiasi AMSIH HHRMA Lombok.
Kegiatan dibuka Kepala Disparekraf NTB yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan Mawardi. Ia mengatakan sertifikasi kompetensi penting untuk memastikan tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kemampuan yang memenuhi standar profesional.
"Harapan kami semua bisa lulus dengan sempurna, kemudian bisa dimanfaatkan sertifikatnya itu sebaik-baiknya," kata Mawardi, Selasa 11 Agustus 2026.
Selama dua hari, para peserta menjalani serangkaian tahapan asesmen. Mereka mendapat pembekalan dari tim asesor, mengikuti asesmen teori, hingga menjalani observasi praktik sesuai standar kompetensi Chef de Partie.
Disparekraf NTB menilai sertifikasi tersebut bukan sekadar pengakuan atas kemampuan peserta, tetapi juga menjadi modal untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing tenaga kerja kuliner.
Sertifikasi diharapkan membuka peluang pengembangan karier bagi para chef sekaligus meningkatkan standar layanan industri food and beverage di NTB. Penguatan kompetensi SDM dinilai penting seiring berkembangnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.
Disparekraf NTB menargetkan penguatan SDM ekonomi kreatif terus dilakukan agar pelaku industri kuliner NTB memiliki kompetensi yang terukur dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....