Pemkab Lombok Tengah, Digitalisasi Layanan Pajak Daerah Lewat Mata Lapak

  • 14 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Mataram

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus mendorong digitalisasi pelayanan publik, termasuk dalam pengelolaan pajak daerah. Salah satunya melalui aplikasi Mata Lapak yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan secara digital.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan transformasi digital dalam pelayanan pajak menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun sistem perpajakan yang lebih transparan dan akuntabel.

Menurut Pathul, masyarakat kini membutuhkan layanan publik yang cepat, mudah diakses, dan tidak berbelit. Karena itu, pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat harus terus kita permudah. Dengan pemanfaatan teknologi, masyarakat bisa mendapatkan layanan secara lebih cepat dan transparan,” ujar Pathul.

Melalui aplikasi Mata Lapak, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pajak daerah dalam satu platform. Layanan tersebut mencakup pelaporan dan pembayaran pajak hotel, restoran, parkir, hiburan, hingga Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Pathul menilai digitalisasi layanan pajak tidak hanya memberikan kemudahan bagi wajib pajak, tetapi juga membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola penerimaan daerah.

Sistem digital memungkinkan proses administrasi dan pembayaran pajak dilakukan secara lebih terintegrasi. Dengan demikian, pengelolaan penerimaan diharapkan semakin tertib dan dapat dipantau dengan lebih baik.

“Pengelolaan pajak harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Penerimaan dari pajak daerah nantinya kembali untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, optimalisasi pendapatan daerah menjadi penting di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat. Karena itu, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan penerimaan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

"Tentu kami berharap keberadaan Mata Lapak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sekaligus memperkuat pelayanan publik berbasis digital," ujarnya.

Digitalisasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....