Bank NTB Syariah Resmi Jadi Penyalur KUR 2026 untuk UMKM dan PMI
- 25 Jun 2026 07:04 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Bank NTB Syariah resmi kembali menjadi penyalur KUR 2026 dengan plafon Rp40 miliar
- Program ini ditujukan untuk mendukung UMKM dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Nusa Tenggara Barat
RRI.CO.ID, Mataram – Bank NTB Syariah resmi kembali menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) KUR bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pada tahun 2026, Bank NTB Syariah memperoleh plafon penyaluran KUR sebesar Rp40 miliar. Alokasi tersebut terdiri atas Rp30 miliar untuk pembiayaan sektor UMKM dan Rp10 miliar untuk pembiayaan PMI.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah menjadi peluang sekaligus amanah bagi perseroan untuk memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan produktif dan berkelanjutan.
“Kami bersyukur Bank NTB Syariah kembali dipercaya menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat. Ini merupakan momentum penting bagi kami untuk memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM dan masyarakat produktif di Nusa Tenggara Barat. Kami ingin pembiayaan KUR yang disalurkan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Nazaruddin, Senin 22 Juni 2026.

Menurutnya, program KUR akan semakin memperkuat ekosistem pembiayaan syariah yang selama ini dikembangkan Bank NTB Syariah, khususnya pada sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Sektor tersebut meliputi perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, hingga jasa.
Selain menyasar pelaku UMKM, alokasi KUR bagi PMI diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri melalui akses pembiayaan yang lebih mudah, terjangkau, dan sesuai prinsip syariah. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia melalui pembiayaan yang aman dan legal.
Bank NTB Syariah optimistis penyaluran KUR tahun 2026 dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan inklusi keuangan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Ke depan, Bank NTB Syariah menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan program KUR menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan permodalan.
Sebagai bank daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah berkomitmen menghadirkan layanan dan produk pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sesuai dengan semangat “Amanah untuk Berkah Bermakna”.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....