Ribuan Warga KLU Masuk Daftar Tunggu Kredit tanpa Bunga

  • 01 Jun 2026 07:00 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Tingginya minat masyarakat terhadap program pinjaman tanpa bunga yang digagas Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) membuat jumlah pendaftar terus bertambah setiap tahun. Bahkan, saat ini ribuan warga masih tercatat dalam daftar tunggu untuk mendapatkan akses pembiayaan tersebut.

Program yang menyasar pelaku UMKM dan sektor pertanian itu kembali dilanjutkan pada 2026 dengan dukungan subsidi bunga sebesar Rp2 miliar dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan KLU, Haris Nurdin, mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut masih sangat tinggi sejak pertama kali diluncurkan pada 2022.

“Hingga saat ini sudah ada sekitar 1.580 nasabah yang menikmati program ini. Sementara yang masih menunggu juga cukup banyak karena keterbatasan kuota pembiayaan yang tersedia,” ujarnya, Jumat 29 Mei 2026.

Menurut Haris, kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama tingginya minat masyarakat. Selain bunga ditanggung pemerintah, persyaratan pengajuan juga relatif sederhana.

Pemohon hanya perlu melengkapi dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta dokumentasi usaha. Bagi pelaku usaha yang belum memiliki NIB, pemerintah daerah melalui dinas terkait siap memberikan pendampingan.

Meski demikian, Haris menegaskan bahwa seluruh pengajuan tetap harus melalui proses verifikasi dan analisis perbankan. Setelah dokumen diverifikasi oleh dinas, berkas akan diteruskan ke PT BPR NTB untuk dilakukan penilaian kelayakan kredit.

“Keputusan akhir tetap berada di pihak bank. Ada proses BI Checking dan penilaian sesuai SOP perbankan,” jelasnya.

Sesuai Peraturan Bupati Nomor 17, plafon pinjaman yang diberikan maksimal Rp25 juta. Untuk pinjaman di bawah Rp10 juta tidak memerlukan jaminan, sedangkan pinjaman di atas Rp10 juta wajib menggunakan agunan.

Pemerintah daerah berharap semakin banyak pelaku usaha kecil dan petani yang dapat memperoleh akses modal usaha sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....