Lombok Timur Masuk Nominasi Kabupaten Berprestasi Entrepreneur Government 2026

  • 21 Apr 2026 17:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, Lombok Timur masuk sebagai salah satu nominasi kabupaten berprestasi di bidang Entrepreneur Government melalui skema Pembiayaan Kreatif (Creative Financing) Tahun 2026.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan OPD telah mengikuti proses penilaian yang dilaksanakan secara daring oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah. Dalam pemaparannya di hadapan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, beserta jajaran, Bupati menjelaskan berbagai strategi dan inovasi yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berbagai upaya tersebut mencakup optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengelolaan aset atau Barang Milik Daerah (BMD), pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR). Termasuk penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Bupati menyebutkan bahwa PAD Lombok Timur pada tahun 2025 telah mencapai Rp 556 miliar.

"Capaian tersebut didukung oleh sejumlah inovasi, seperti penerapan sistem terintegrasi SIPDAH, penggunaan QRIS dinamis, serta kerja sama dengan platform e-commerce," katanya, Selasa 21 April 2026.

Untuk tahun 2026, Pemkab menargetkan transformasi digital yang lebih luas, di antaranya penerapan 100 persen pajak non-tunai, 100 persen desa aktif digital, 95 persen wajib pajak menggunakan kanal digital. Disamping dashboard monitoring berbasis real-time dengan target realisasi minimal 100 persen.

Di sektor BUMD, Bupati menegaskan bahwa orientasi tidak semata pada keuntungan, tetapi juga pelayanan publik, khususnya pada sektor yang belum terjangkau pihak swasta.

"Layanan meliputi penyediaan air bersih, pupuk subsidi, hingga pembiayaan bagi pelaku UMKM, yang dijalankan melalui enam BUMD dengan bidang usaha masing-masing," ucapnya.

Sementara itu, dalam pengelolaan BMD, Pemkab Lombok Timur menerapkan pendekatan penggunaan, pemanfaatan, dan pemindahtanganan aset. Selain penataan kantor OPD dan rehabilitasi fasilitas umum, aset daerah juga dioptimalkan melalui kerja sama pengoperasian dengan pihak lain.

Melalui skema tersebut, hasil pengelolaan aset memberikan kontribusi langsung terhadap pendapatan daerah dengan sistem pembagian hasil sebesar 40 persen untuk pemerintah daerah dan 60 persen bagi mitra pengelola. Keikutsertaan Lombok Timur dalam nominasi ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi pembiayaan yang kreatif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....