Audiensi SASKAD Perkuat Strategi Inklusi Keuangan Lombok Timur

  • 20 Nov 2025 23:02 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Timur: Upaya percepatan inklusi keuangan di Kabupaten Lombok Timur kembali diperkuat melalui audiensi penyampaian Market Research Survei Akses Keuangan Daerah (SASKAD) yang digelar di Rupatama I Kantor Bupati, Kamis (20/11/2025). Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi strategis antara pemerintah daerah, regulator, dan lembaga keuangan untuk memperdalam pemetaan akses keuangan masyarakat.

Audiensi dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB Rudi Sulistyo, Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, perwakilan Bank Indonesia, Kepala BPS, kepala OPD terkait, pimpinan bank-bank Himbara, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta pimpinan Pondok Pesantren Raudatul Azhar.

Dalam paparannya, Rudi Sulistyo menyampaikan apresiasi atas capaian Pemkab Lombok Timur dalam pengembangan inklusi keuangan. Ia menyoroti penghargaan yang diterima Tim TPKAD serta kemajuan program “Lotim Berkembang”.

“Kami berterima kasih atas dukungan Lombok Timur, sekaligus mengucapkan selamat atas penghargaan yang diraih. Kehadiran kami hari ini adalah untuk memperkuat capaian akses keuangan daerah. Lombok Timur menjadi salah satu daerah yang terpilih dalam pelaksanaan SASKAD, dan ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa SASKAD akan terintegrasi dengan SIPD, sehingga dapat memberi dampak positif pada penilaian kinerja pemerintah daerah sekaligus membuka peluang insentif fiskal.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan OJK NTB dan menegaskan pentingnya penguatan TPKAD. Menurutnya, jumlah penduduk Lombok Timur yang besar menimbulkan berbagai persoalan ekonomi dan keuangan yang membutuhkan intervensi terpadu.

“Keberadaan TPKAD sangat membantu dalam mengurai masalah-masalah terkait keterbatasan akses keuangan masyarakat. Pertemuan ini sangat menentukan arah kebijakan inklusi keuangan daerah,” ujarnya.

Wabup juga memaparkan tiga program unggulan Lombok Timur pada 2025, yaitu, EPIKS (Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah), Lotim Berkembang (Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga), KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar). Program-program tersebut menjadi faktor penting yang mengantarkan Lombok Timur meraih TPKAD Award.

Lebih lanjut, Wabup menyoroti pentingnya inovasi pembiayaan untuk sektor komoditas unggulan daerah. Salah satu yang memerlukan perhatian adalah porang, di mana kapasitas pabrik mencapai 50 ton per hari, namun pasokan bahan baku dari petani lokal dinilai masih minim.

“Permodalan bagi petani porang menjadi kunci untuk meningkatkan produksi. Begitu juga potensi rumput laut dan koperasi Merah Putih perlu didorong dengan inovasi pembiayaan,” terangnya.

Melalui audiensi SASKAD ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama OJK dan seluruh pemangku kepentingan berharap strategi peningkatan inklusi keuangan dapat semakin merata, responsif, dan berkelanjutan. Tentunya mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memperkuat fondasi perekonomian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....