Survive Cara Tepat Atasi Efisiensi Anggaran
- 06 Feb 2025 13:55 WIB
- Mataram
KBRN, Dompu : Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, merupakan daerah yang Pendapatan Daerah Regeonal Bruto (PDRD) nya menggantungkan pada sektor pertanian dan jasa kobtruksi. Pemberlakuan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat kepada daerah, tidak terlalu berdampak siginifikan terhadap pendapatan masyarakat.
Pada tahun 2024, dari rilis BPS Kabupaten Dompu, sektor pertanian menyumbang sebanyak 40 persen dari total PDRB Kabupaten Dompu yang menapai Rp8.510.655,9. Sektor yang dibiyayai APBD, seperti kontruksi, jasa Pendidikan, jasa kesehatan berada pada urutan terakhir.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Dompu, Soekarno mengatakan, Melihat kondisi ini, kebijakan evisiensi anggaran dana transfer bagi Kabupate Dompu, dari pemerintah pusat, tidak terlalu berdampak signifikan.
Pendapatan Pegawai Pemerintah, seperti gaji dan tunjangan lainya, tidak masuk dalam anggaran yang dilakukan efisiensi.
“Meski tidak terlalu berdampak, petani dan pelaku UMKM, untuk dapat berpikir bijak, dalam menjalankan usahanya,” katanya, Kamis (6/2/2025).
Optimasilisai dana saving yang dimiliki, baik petani maupun pelaku UMKM, untuk bisa dimanfaatkan dengan baik. Optimalisasi itu, kata Soekarno, untuk mengatisipasi adanya kebutuhan mendesak untuk biaya produksi.
Menjelangg bulan Ramadhan dan belum terjadinya panen raya untuk beberapa komoditi unggulan, dikhawatirkan akan berdampak. Untuk itu, survive dan berpikir bijak dalam melakuakn investasi, untuk awal tahun ini, dilakukan.
“Pemikiran matang dengan mengotimalkan simpanan anggaran untuk modal awal, baik sektor UMKM maupun sektor pertanian, adalah cara yang tepat, agar tidak terjerumus,” katanya.
Namun Soekarno yakin, saat panen raya yang diperkiarakan pada maret mendatang, sektor pertanian akan mampu menggerakkan sektor lain, meski sektor yang digerakkan dari APBD, tidak dapat berbuat banyak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....