Menkeu: Rupiah dan Inflasi 2024 Terkendali di Tengah Tekanan Global
- 25 Jan 2025 20:36 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Kinerja nilai tukar Rupiah dan inflasi Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan stabilitas meski tekanan global meningkat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Jumat (24/01).
Menurut data KSSK, nilai tukar Rupiah sepanjang 2024 tercatat di level Rp16.095 per dolar AS, melemah 4,34% secara tahunan (yoy). Meski begitu, Rupiah masih menunjukkan performa lebih baik dibandingkan sejumlah mata uang negara lain, seperti won Korea, peso Meksiko, real Brasil, yen Jepang, dan lira Turki.
Stabilitas ini ditopang oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia (BI), masuknya aliran modal asing, dan prospek ekonomi domestik yang tetap positif. Selain itu, imbal hasil instrumen keuangan domestik yang menarik turut mendukung posisi Rupiah.
Di sisi lain, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember 2024 tercatat sebesar 1,57% yoy, dengan inflasi volatile food terus menurun berkat peningkatan pasokan pangan dan sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan.
“KSSK terus memperkuat koordinasi dan kebijakan terkoordinasi untuk mengantisipasi risiko dari dinamika global, termasuk geopolitik, yang dapat berdampak pada perekonomian dan sektor keuangan domestik,” tegas Sri Mulyani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....