Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar di Asia Tenggara
- 07 Agt 2026 09:48 WIB
- Mataram
Poin Utama
- PT Indosat Ooredoo Hutchison secara resmi meluncurkan Zankore by Indosat sebagai platform infrastruktur AI hasil kolaborasi dengan Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA.
- Zankore menargetkan pembangunan AI Factory berbasis arsitektur NVIDIA DSX dengan kapasitas hingga 1 gigawatt untuk menjadi salah satu platform terbesar di Asia-Pasifik.
- Platform ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI di kawasan Asia-Pasifik dengan Indonesia sebagai titik awal pengembangan ekosistem AI berskala besar.
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi meluncurkan Zankore by Indosat, sebuah platform infrastruktur kecerdasan buatan (AI) hasil kolaborasi dengan Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Inisiatif ini ditujukan untuk membangun ekosistem AI berskala besar yang mampu memenuhi kebutuhan komputasi AI di kawasan Asia-Pasifik, dengan Indonesia sebagai titik awal pengembangannya.
Melalui proyek ini, Zankore menargetkan pembangunan AI Factory berbasis arsitektur NVIDIA DSX dengan kapasitas hingga 1 gigawatt (GW). Target tersebut menjadikan Zankore sebagai salah satu platform infrastruktur AI terbesar di Asia-Pasifik yang diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi agentic AI dan enterprise AI di berbagai sektor.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan AI regional. Menurutnya, kolaborasi antara sumber daya dalam negeri, talenta digital, dan mitra teknologi global akan mempercepat pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat sekaligus memberikan manfaat bagi dunia usaha dan masyarakat.
"Melalui perpaduan kekayaan sumber daya dan talenta Indonesia, keahlian global, dan kemitraan strategis, kita dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat serta bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat," ujar Meutya.
President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan kebutuhan terhadap komputasi AI terus meningkat seiring pemanfaatan AI yang kini mulai diterapkan secara nyata di berbagai industri.
Menurut Vikram, Zankore akan menghadirkan ekosistem AI yang terintegrasi, mulai dari pengembangan model AI seperti Sahabat-AI hingga kemampuan jaringan cerdas melalui AI Grid dan AI-RAN, sehingga dapat mendukung implementasi AI dalam skala besar.
Pada tahap awal, Zankore menargetkan menyediakan sekitar 200 megawatt (MW) kapasitas AI yang ditenagai NVIDIA GB300 NVL72 pada paruh pertama 2027. Platform ini juga akan mengintegrasikan teknologi NVIDIA DSX MaxLPS yang mampu mengoptimalkan konsumsi daya GPU secara dinamis.
Teknologi tersebut diklaim dapat meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen lebih besar dengan penggunaan daya listrik yang sama. Efisiensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih luas.
Group Chief Executive Officer Ooredoo Group, Aziz Aluthman Fakhroo, menilai investasi pada infrastruktur AI menjadi fondasi utama ekonomi digital masa depan. Ia mengatakan kemitraan ini menggabungkan kekuatan teknologi dan investasi dari seluruh mitra untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang sekaligus mendukung pengembangan AI di Asia Tenggara.
Sementara itu, President dan CEO Nokia, Justin Hotard, menyebut teknologi jaringan berbasis AI milik Nokia akan mendukung konektivitas yang aman, andal, dan berkinerja tinggi sebagai fondasi utama AI Factory generasi baru.
Dari sisi teknologi AI, Senior Vice President of Telecom NVIDIA, Ronnie Vasishta, mengatakan AI Factory akan menjadi infrastruktur strategis bagi berbagai negara dan industri. Menurutnya, dukungan accelerated computing serta ekosistem AI NVIDIA akan membantu mempercepat transformasi digital dan membuka peluang ekonomi baru di Asia Tenggara.
Sebagai bagian dari pembentukan perusahaan, Zankore telah menunjuk Ulf Ewaldsson sebagai Chief Executive Officer (CEO). Sementara jajaran direksi dipimpin oleh Vikram Sinha sebagai Director and Chairman of the Board bersama Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker.
Indosat menyatakan Zankore dirancang untuk melayani penyedia layanan cloud, perusahaan, pemerintah, hingga pengembang AI di kawasan Asia Tenggara. Platform ini diharapkan menjadi fondasi bagi percepatan inovasi AI sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan di kawasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....