Tourism Malaysia Gandeng ASITA dan ASTINDO NTB Promosikan Wisata Lombok

  • 30 Jul 2026 12:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Tourism Malaysia melanjutkan promosi program Visit Malaysia 2026–2027 melalui Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow di Lombok, NTB, Kamis 30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian roadshow di lima kota Indonesia setelah Serang, Bandung, Jayapura, dan Malang.

Roadshow tersebut mempertemukan lebih dari 10 pelaku industri pariwisata Malaysia dengan agen perjalanan, asosiasi pariwisata, dan mitra bisnis di NTB. Para peserta menjajaki peluang kerjasama pemasaran destinasi dan pengembangan paket wisata melalui sesi business to business (B2B).

Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan, mengatakan Lombok merupakan pasar wisata yang potensial bagi Malaysia. "Kami ingin terus memperkuat hubungan dengan pelaku industri pariwisata di NTB agar tercipta kerja sama yang saling menguntungkan," ujarnya.

Hairi mengatakan roadshow ini menjadi bagian dari persiapan kampanye Visit Malaysia 2026–2027. "Kami menawarkan pengalaman wisata budaya, sejarah, kuliner, alam, dan petualangan yang menjadi kekuatan pariwisata Malaysia," katanya.

Menurut Hairi, Indonesia masih menjadi salah satu pasar wisata terbesar bagi Malaysia. Sepanjang 2025, sebanyak 4,3 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia dengan dukungan lebih dari 660 penerbangan langsung setiap pekan.

Pemerintah Malaysia menargetkan kedatangan 47 juta wisatawan internasional melalui Visit Malaysia 2026–2027. Target tersebut diproyeksikan menghasilkan pendapatan sektor pariwisata sebesar RM329 miliar dengan dukungan lebih dari 320 agenda wisata sepanjang 2026.

Ketua DPD ASITA NTB, Sellywati, mengatakan Malaysia merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata NTB. "Terutama Taman Nasional Gunung Rinjani," ujarnya.

ASITA NTB akan mengikuti pameran pariwisata di Malaysia pada awal September 2026. Organisasi itu akan mempromosikan destinasi wisata NTB sekaligus menawarkan paket MotoGP Mandalika kepada calon wisatawan.

Promosi itu juga akan dikolaborasikan dengan agenda Rinjani Reformasi pada 13–15 Oktober 2026. "Harapan kami, wisatawan Malaysia tidak hanya datang untuk menonton MotoGP Mandalika, tetapi juga menikmati destinasi alam, budaya, dan bahari yang dimiliki NTB," kata Sellywati.

Wakil Ketua ASTINDO NTB, Alifatul Fajriah, menilai kolaborasi dengan Tourism Malaysia menjadi peluang strategis untuk memperluas pasar wisatawan Malaysia. "Selama ini wisatawan Malaysia menunjukkan minat yang tinggi terhadap Gunung Rinjani dan berbagai destinasi wisata di Pulau Lombok," ujarnya.

ASTINDO NTB akan mengikuti travel fair di Malaysia pada 4–6 September 2026. Paket yang ditawarkan menggabungkan MotoGP Mandalika dengan kunjungan ke Gunung Rinjani, Mandalika, Gili Tramena, Desa Sade, dan destinasi wisata lainnya.

"MotoGP Mandalika adalah magnet yang sangat efektif untuk menarik wisatawan mancanegara. Karena itu, kami ingin mendorong mereka tinggal lebih lama dan menjelajahi lebih banyak destinasi di NTB," kata Alifatul.

ASTINDO NTB juga menyiapkan Rinjani Road Festival pada 13–15 Oktober 2026. Festival tersebut diharapkan menjadi atraksi tambahan yang memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism dan wisata alam di kawasan Asia Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....