Ketum Kadin Usulkan Forum Bisnis dan Gala Dinner di Mandalika untuk Tarik Investor
- 29 Jul 2026 17:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengusulkan penyelenggaraan forum bisnis dan makan malam (gala dinner) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Menurutnya hal ini dapat memperkuat promosi investasi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Gagasan tersebut disampaikan Anindya saat menghadiri pelantikan Pengurus KADIN NTB masa bakti 2025–2030 di Mataram, Rabu 29 Juli 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemerintah sehingga membuka peluang investasi baru di daerah.
"Kalau memungkinkan tahun ini, kalau tidak tahun depan. Kita bikin forum bisnis, forum investasi lebih enak ketika lobi dilakukan dalam suasana yang nyaman karena ujungnya investasi itu dibangun dari kepercayaan dan kenyamanan," ujarnya.
Anindya mencontohkan pengalaman Singapura yang rutin menggelar berbagai forum bisnis sebelum dan sesudah ajang Formula 1. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut terbukti mampu menghadirkan mitra dagang dan investor dari berbagai negara.
"Pengeluaran untuk event seperti itu bisa kembali dalam waktu singkat karena mampu membawa mitra dagang dan investasi. Ini yang bisa kita manfaatkan di Mandalika," katanya.
Ia menilai NTB memiliki modal besar untuk menarik investasi karena pertumbuhan ekonominya mencapai 13,64 persen, tertinggi kedua secara nasional. Pertumbuhan tersebut tidak hanya ditopang sektor industri pengolahan, tetapi juga pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan, dan agribisnis.
Menurut Anindya, kombinasi tersebut menjadi kekuatan yang tidak dimiliki semua daerah dan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Kita harus mendukung penuh pemerintah daerah agar pertumbuhan ekonomi ini menghasilkan efek berganda yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Anindya mengapresiasi sinergi antara KADIN NTB dan Pemerintah Provinsi NTB. Ia menegaskan KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, perdagangan, industri, serta pengembangan dunia usaha, termasuk mendampingi sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia agar naik kelas.
Anindya juga mendorong KADIN NTB memanfaatkan peluang pengembangan ekonomi biru, pariwisata, serta hilirisasi sektor pertanian dan perikanan. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya berlaku pada sektor pertambangan, tetapi juga komoditas agribisnis yang menjadi kekuatan NTB.
Di sisi lain, Anindya mengajak pengusaha daerah tetap optimistis di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, KADIN harus berperan sebagai katalis investasi, akselerator pengembangan UMKM, sekaligus penghubung antara dunia usaha dan pemerintah.
"Marilah kita bergotong royong mewujudkan visi Indonesia Incorporated. Intinya adalah naik kelas bersama-sama sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh masyarakat NTB," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....