HUT ke-56, Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM dan Percepat Transformasi Digital

  • 02 Jul 2026 15:08 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo menegaskan komitmennya memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-56 perusahaan.
  • Selama 56 tahun beroperasi, Jamkrindo mencatat layanan penjaminannya telah membantu puluhan juta pelaku UMKM dan koperasi memperoleh akses pembiayaan.
  • Selain memperkuat bisnis, Jamkrindo juga melaksanakan sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka HUT ke-56.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo menegaskan komitmennya memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-56 perusahaan. Perusahaan mengusung tema "Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata" sebagai arah penguatan bisnis sekaligus kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade dibangun atas kepercayaan pemerintah, pemegang saham, regulator, mitra bisnis, serta masyarakat. Menurut dia, kepercayaan tersebut menjadi modal utama bagi perusahaan untuk terus bertransformasi.

"Selama 56 tahun, Jamkrindo tidak hanya membangun sebuah perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan itulah yang menjadi fondasi bagi kami untuk terus bertumbuh, bertransformasi, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia," kata Abdul Bari dalam keterangan tertulisnya, Kamis 2 Juli 2026.

Ia mengatakan, momentum ulang tahun tahun ini bertepatan dengan fase transformasi industri penjaminan yang ditandai agenda pemurnian industri, penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan daya saing agar industri penjaminan semakin sehat dan berkelanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Jamkrindo memperkuat kapasitas organisasi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan budaya manajemen risiko, serta percepatan transformasi digital. Perusahaan juga mengembangkan pemanfaatan data analytics, kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan otomatisasi proses bisnis guna meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional.

Di sisi bisnis, Jamkrindo mengarahkan strategi pada pertumbuhan yang berkualitas melalui diversifikasi portofolio, pengembangan ekosistem bisnis, serta penguatan kemitraan strategis. Menurut Abdul Bari, ekspansi bisnis harus tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang prudent dan tata kelola perusahaan yang baik.

Selama 56 tahun beroperasi, Jamkrindo mencatat layanan penjaminannya telah membantu puluhan juta pelaku UMKM dan koperasi memperoleh akses pembiayaan. Akses tersebut dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas usaha, perluasan pasar, penciptaan lapangan kerja, hingga mendorong pelaku usaha naik kelas.

"Bagi Jamkrindo, setiap penjaminan bukan sekadar mitigasi risiko pembiayaan, tetapi merupakan investasi bagi masa depan ekonomi bangsa," ujarnya.

Selain memperkuat bisnis, Jamkrindo juga melaksanakan sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka HUT ke-56. Program tersebut meliputi penyediaan pustaka lestari bagi 5.600 anak Indonesia, program mengajar di daerah pelosok, bantuan pojok baca di sembilan wilayah, edukasi kesehatan mental bagi orang tua, pelatihan peningkatan kapasitas guru, peluncuran mobil pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA), serta kegiatan donor darah.

Abdul Bari mengatakan pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan penciptaan manfaat sosial. "Keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....