Dari Sakit Akut, PDAM Dompu Kini Untung

  • 01 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Kondisi manajemen PDAM Tirta Rora Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kini terus menunjukkan tren positif. Setelah bertahun-tahun berada dalam kondisi kurang sehat, perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Dompu itu kini berhasil bangkit dengan mencatatkan kinerja yang jauh lebih baik.

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan Kantor Akuntan Publik (KAP), PDAM Tirta Rora berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sebuah capaian yang menjadi indikator membaiknya tata kelola keuangan dan administrasi perusahaan.

Plt Direktur PDAM Tirta Rora Dompu, Didi Wahyudi, mengungkapkan selain memperoleh opini WTP, perusahaan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp79 miliar.

“Alhamdulillah, hasil audit menunjukkan kondisi perusahaan semakin sehat. Administrasi keuangan semakin tertata, pengelolaan anggaran juga sudah sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Tidak hanya itu, PDAM Tirta Rora juga kini dipastikan sudah tidak memiliki tunggakan maupun utang kepada para karyawannya. Seluruh kewajiban terhadap pegawai telah diselesaikan, termasuk pembayaran gaji secara penuh kepada 49 karyawan setiap bulan.

Didi menjelaskan, sistem penggajian saat ini juga telah berbasis kinerja, di mana pemotongan hanya diberlakukan bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

“Kalau dulu tahun 2024 kami bahkan kesulitan membayar gaji pegawai. Sekarang kondisinya sudah jauh berbeda, gaji karyawan bisa dibayar penuh dan operasional berjalan normal,” katanya.

Dalam waktu dekat, manajemen PDAM Tirta Rora akan melaporkan secara resmi kondisi terbaru perusahaan tersebut kepada pemilik saham tunggal, yakni Pemerintah Kabupaten Dompu.

“Laporan itu tinggal menunggu dokumen fisik hasil audit dari KAP,” katanya.

Audit yang dilakukan mencakup aspek kelembagaan, kinerja perusahaan, hingga pengelolaan keuangan. Hasilnya menunjukkan adanya perbaikan signifikan, baik dari sisi pelayanan kepada pelanggan maupun tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.

Berdasarkan hasil audit, total aset PDAM Tirta Rora kini tercatat mencapai Rp30 miliar. Selain itu, audit juga tidak menemukan adanya catatan maupun kewajiban yang menjadi temuan, yang menandakan kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan sehat.

Meski laba yang diperoleh masih dinilai relatif kecil, Didi menegaskan capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa arah perbaikan perusahaan berjalan sesuai target.

Ke depan, tantangan utama yang dihadapi PDAM Tirta Rora adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama memastikan distribusi air bersih semakin stabil dan berkualitas.

Dengan kondisi keuangan yang semakin membaik, PDAM Tirta Rora diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kesehatan perusahaan, tetapi juga mulai memberikan kontribusi deviden bagi Pemerintah Kabupaten Dompu dalam waktu mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....