Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg di Dompu Aman, Tambah Pasokan 3.160 Tabung
- 13 Jun 2026 17:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Dompu dalam kondisi aman dan mencukupi meski terjadi peningkatan konsumsi masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi pada Kamis, 11 Juni 2026, mengenai kesulitan masyarakat mendapatkan LPG 3 kg di sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan pasokan dan distribusi di lapangan serta menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan LPG bersubsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan penyaluran LPG 3 kg dari tingkat Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) hingga pangkalan berjalan normal sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
“Untuk wilayah Dompu memang sedang mengalami peningkatan konsumsi seiring masuknya musim tanam, pembukaan lahan pascapanen, dan adanya agenda masyarakat lainnya. Kondisi ini juga telah dikonfirmasi oleh Pemerintah Kabupaten Dompu terkait meningkatnya kebutuhan LPG di sektor pertanian serta adanya indikasi panic buying di tengah masyarakat,” ujar Ahad, dalam siaran pers resminya, Sabtu 13 Juni 2026.
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina kembali menyalurkan tambahan pasokan (extra dropping) sebanyak 3.160 tabung LPG 3 kg pada Jumat (12/6). Sebelumnya, pada awal Juni 2026, Pertamina juga telah menambah pasokan sebanyak 6.520 tabung untuk wilayah yang sama.
Menurut Ahad, penambahan pasokan tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah guna memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar hingga ke masyarakat.
“Selain extra dropping, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kondisi penyaluran LPG 3 kg di lapangan. Langkah antisipasi dan mitigasi ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat selama periode peningkatan konsumsi,” katanya.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga memperpanjang jam operasional SPBE serta memprioritaskan pengiriman LPG ke wilayah-wilayah yang dilaporkan mengalami keterbatasan stok. Di tingkat pangkalan, Pertamina kembali menegaskan agar penjualan dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung dan mengutamakan penyaluran kepada pengguna akhir yang berhak menerima subsidi.
Pangkalan dan agen resmi juga diminta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) akibat informasi yang belum terverifikasi. Pertamina menilai perilaku tersebut dapat memicu gangguan distribusi dan memperlambat pemerataan pasokan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET serta jaminan kualitas dan kuantitas produk. Lokasi pangkalan resmi terdekat dapat diakses melalui situs MyPertamina.
Untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran, Pertamina kembali mengingatkan seluruh agen dan pangkalan agar mematuhi ketentuan distribusi yang berlaku. Apabila ditemukan pelanggaran, perusahaan akan memberikan sanksi tegas mulai dari penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).
Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina berharap kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Kabupaten Dompu tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi maupun pertanian dapat berjalan tanpa hambatan selama periode peningkatan konsumsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....