PT GNE Mulai Siapkan Pengurus Baru dan Bisnis Inti
- 07 Jan 2026 10:05 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Gerbang NTB Emas (GNE) pada Rabu 7 Januari 2025, menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut setelah bertahun-tahun tidak aktif. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal selaku pemegang saham pengendali menyebut RUPSLB ini menjadi langkah awal yang penting di awal tahun 2026.
“Alhamdulillah, ini satu langkah baik. PT GNE yang selama ini tidak bisa menyelenggarakan RUPS karena persoalan administratif akhirnya bisa kembali berjalan,” ujar Lalu Muhammad Iqbal usai RUPSLB di Kantor PT GNE.
Ia menjelaskan, sejak 2023 PT GNE tidak dapat melaksanakan RUPS karena status perusahaan yang sempat diblokir di Kementerian Hukum dan HAM. Melalui RUPSLB ini, pemegang saham telah mengesahkan laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya sekaligus menyepakati langkah-langkah strategis untuk kebangkitan perusahaan ke depan.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham juga menetapkan orientasi bisnis baru PT GNE yang akan difokuskan pada satu lini usaha, yakni sektor material bangunan. Menurut Iqbal, fokus pada satu core business dinilai lebih realistis dan berpeluang mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
“Tidak mungkin bisnis berkembang kalau terlalu banyak lini. Kita fokus ke satu lini yang potensinya menjanjikan,” katanya.
Selain itu, RUPSLB juga membahas persiapan penyusunan jajaran pengurus baru serta rencana bisnis ke depan. Pemegang saham sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap catatan, persoalan, dan kesalahan masa lalu yang harus diselesaikan agar tidak terulang di kemudian hari.
Terkait permodalan, Iqbal mengungkapkan bahwa PT GNE telah mendapatkan suntikan modal sekitar Rp8 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp5,7 miliar digunakan untuk menyelesaikan kewajiban pajak terutang dan mengaktifkan kembali status perusahaan sehingga dapat melaksanakan RUPS. Sementara sisanya akan digunakan sebagai tambahan modal awal untuk mendukung operasional dan rencana bisnis perusahaan ke depan.
“Intinya, kita hidupkan kembali PT GNE dengan tata kelola yang lebih baik dan arah bisnis yang jelas,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....