BPJS Ketenagakerjaan Raih Dua Penghargaan Investasi Asia 2025
- 01 Des 2025 08:48 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: BPJS Ketenagakerjaan kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional setelah meraih dua penghargaan pada ajang Asian Local Currency Bond Award 2025. Lembaga jaminan sosial nasional ini dinobatkan sebagai Top Investment House for 2025 serta menerima apresiasi The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds for 2025.
Penghargaan The Most Astute Investors pada kategori Pension Funds di Indonesia diberikan kepada Edwin M. Ridwan, CFA, FRM, Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan. Pengakuan tersebut menegaskan ketajaman strategi dan profesionalisme Edwin dalam mengelola portofolio investasi yang solid dan berkelanjutan.
Sementara itu, predikat Top Investment House for 2025 semakin mengukuhkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai institusi pengelola dana pensiun terbaik di Indonesia, sekaligus memperlihatkan kapasitas lembaga dalam mengelola dana investasi pekerja secara aman dan optimal.
Edwin menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga amanah peserta.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat strategi investasi yang berorientasi jangka panjang dan berkelanjutan, agar dana pekerja yang kami kelola dapat memberikan hasil optimal sekaligus mendukung stabilitas pasar keuangan nasional," ujar Edwin seperti dikutip dari siaran pers resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa (24/11/2025).
Per September 2025, dana investasi BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp863,95 triliun, tumbuh 11,22 persen dibanding periode yang sama pada 2024. Hasil investasi turut mencatatkan peningkatan dengan nilai Rp43,94 triliun, atau setara 7,12 persen per tahun.
Asian Local Currency Bond Award sendiri merupakan ajang penghargaan prestisius yang diselenggarakan sejak 2000 oleh The Asset Benchmark Research dan The Asset Magazine Hong Kong. Penilaiannya melibatkan survei mendalam terhadap investor fixed income di sektor perbankan, pasar modal, dan asuransi di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, China, Korea, Malaysia, Singapura, hingga Thailand.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa capaian internasional tersebut tidak hanya mencerminkan kinerja investasi yang unggul, tetapi juga memperlihatkan komitmen lembaga dalam menjalankan amanah perlindungan sosial bagi jutaan pekerja Indonesia.
"Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian institusional, melainkan cerminan dari dedikasi BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial yang berkualitas, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai negara dengan tata kelola dana jaminan sosial yang diperhitungkan di tingkat Asia," kata Edwin.
Pengakuan ini juga menunjukkan tingginya kepercayaan komunitas investor global terhadap kemampuan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana triliunan rupiah milik peserta. Kebanggaan atas prestasi internasional ini turut dirasakan di berbagai wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB, Nasrullah Umar, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara profesional. Kami di wilayah NTB turut merasakan dampak positif dari meningkatnya kepercayaan dan reputasi ini," ujar Nasrul.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan peserta adalah fondasi utama penyelenggaraan jaminan sosial.
"Capaian ini semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan perlindungan pekerja berjalan optimal," tambahnya.
Prestasi ganda BPJS Ketenagakerjaan di tingkat Asia ini memperkuat posisi lembaga sebagai pengelola dana jaminan sosial yang kredibel, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....