Tri Hadirkan Akses Internet Cepat Hingga Pelosok NTB

  • 28 Okt 2025 11:54 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jangkauan jaringan digital di seluruh Indonesia, termasuk di Pulau Lombok dan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan percepatan akses jaringan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat lokal, terutama generasi muda, agar dapat tumbuh dan berdaya di era digital.

Provinsi NTB, khususnya Lombok, memiliki potensi ekonomi besar di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif, yang kini mulai bertransformasi menuju digitalisasi. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB (2024), sebaran UMKM tertinggi berada di Kabupaten Lombok Timur (21%), disusul Lombok Barat (16%) dan Lombok Tengah (14%). Sebagian besar pelaku usaha bergerak di bidang kuliner, fesyen, dan kerajinan lokal, yang kini memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Seiring meningkatnya infrastruktur digital, generasi muda NTB semakin aktif mengembangkan usaha kreatif berbasis online. Data tahun 2025 mencatat, 70% masyarakat NTB telah memanfaatkan internet untuk kegiatan produktif, mulai dari konten digital, mobile gaming, hingga pendidikan daring. Kondisi ini menunjukkan semangat adaptif masyarakat dalam menghadapi transformasi digital.

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menegaskan bahwa Tri berkomitmen menghadirkan akses digital merata di seluruh pelosok NTB.

“Tri terus berkomitmen untuk memberdayakan anak muda di Lombok dan wilayah Nusa Tenggara Barat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan perluasan jaringan dan penguatan distribusi, kami berharap pertumbuhan ini dapat mendorong perkembangan UMKM, mempercepat digitalisasi, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).

Fahd menambahkan, saat ini jaringan Tri telah menjangkau hingga 90% populasi NTB, termasuk 95% di Lombok dan 100% di Kota Mataram, menghadirkan akses digital yang cepat dan stabil.

Sebagai bagian dari perluasan infrastruktur, Tri kini mengoperasikan lebih dari 7.600 Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, menjangkau lebih dari 480 kecamatan dan 5.100 desa.

Selain memperluas jaringan, Tri juga menguatkan ekosistem digital melalui program 3Kiosk, wadah pemberdayaan wirausaha muda lokal. Hingga kini, terdapat lebih dari 70 unit 3Kiosk yang tersebar di Bali dan Nusa Tenggara, termasuk di berbagai wilayah di Lombok. 3Kiosk berfungsi sebagai pusat distribusi produk Tri sekaligus sarana peningkatan literasi digital dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu pelaku 3Kiosk asal Lombok Timur, Irfan Hamdani, mengaku bangga dapat berkontribusi bagi masyarakat lokal.

“Berawal dari pengalaman sebagai pelanggan Tri, saya ingin membantu masyarakat sekitar agar tetap terhubung dengan internet. Melalui 3Kiosk, saya bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu warga sekitar mengakses layanan digital dengan mudah,” ungkapnya.

Dengan jaringan yang semakin luas, pelanggan Tri di NTB kini tak perlu khawatir kehilangan koneksi, termasuk di lokasi-lokasi padat seperti kawasan wisata, rumah sakit, tempat ibadah, hingga pusat perbelanjaan.

Selain menghadirkan konektivitas, Tri juga menawarkan beragam paket data hemat, seperti Happy 6GB seharga Rp10.000 (masa aktif 2 hari) dan Happy 12GB seharga Rp25.000 (masa aktif 7 hari). Untuk kebutuhan data lebih besar, tersedia paket Pasti Untung 50GB Rp80.000 dan Pasti Untung 65GB Rp95.000 dengan masa aktif 30 hari. Pelanggan juga berkesempatan memenangkan mobil BYD melalui program undian BombasTri setiap melakukan isi ulang minimal Rp50.000.

Menariknya, seluruh produk Tri kini dilengkapi fitur Tri AI: Anti Spam & Scam, teknologi kecerdasan buatan yang melindungi pelanggan dari ancaman penipuan dan spam online.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....