Cegah Peredaran Barang Haram, Rutan Libatkan TNI, Polri hingga BNN
- 18 Sep 2026 14:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat pengawasan serta mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui razia gabungan dan tes urine yang digelar di Rutan Kelas IIB Raba.
Agenda ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Raba dalam mewujudkan Zero Halinar yakni lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Razia dilakukan dengan menyasar sejumlah blok hunian warga binaan. Petugas gabungan memeriksa area hunian serta barang-barang milik warga binaan untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Pemeriksaan tersebut juga menjadi langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di dalam Rutan.
Petugas melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sejumlah bagian blok hunian. Pengawasan dilakukan untuk mencegah adanya barang yang dilarang masuk maupun digunakan di dalam lingkungan Rutan.
Selain pemeriksaan hunian, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan.
Tes urine dilakukan sebagai upaya mendeteksi sejak dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Raba, Tajudinur A.Md., IP., SH., MH., melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Muhamad Yaser, S.Tr.Pas menjelaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Menurut Yaser, sinergi dengan APH menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan di lingkungan Rutan.
"Sinergi dengan APH merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini," kata Yaser dalam momentum itu.
Kata dia, razia ini memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan tidak menjadi ruang bagi peredaran narkoba maupun masuknya barang-barang terlarang.
Ia menegaskan bahwa razia dan tes urine bukan hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga langkah preventif untuk menjaga kondisi Rutan tetap aman dan kondusif.
“Kami terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini melalui kegiatan seperti ini. Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNN menjadi bagian penting untuk memastikan Rutan Raba tetap aman, tertib, dan bebas dari handphone serta narkoba,” tegasnya.
Yaser menambahkan, pengawasan secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
Rutan Kelas IIB Raba juga akan terus membangun koordinasi dan sinergi dengan berbagai unsur APH guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program pembinaan warga binaan sekaligus mewujudkan lingkungan Rutan yang aman, tertib dan bebas dari handphone serta narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....