Razia Gabungan di Rutan Raba, WB dan Pegawai Jalani Tes Urine
- 18 Sep 2026 14:32 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima- Pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba dan masuknya barang terlarang di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba kembali diperkuat.
Pada Jumat 18 September 2026, Rutan Raba menggelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) yang melibatkan unsur TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Razia tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen Zero Halinar, sekaligus memastikan lingkungan Rutan tetap aman dan tertib.
Dalam kegiatan itu, petugas gabungan menyasar sejumlah blok hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan terhadap area hunian dan barang-barang milik warga binaan.
Petugas memastikan setiap bagian yang diperiksa tidak terdapat barang terlarang ataupun benda yang berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban.
Razia juga menjadi langkah deteksi dini untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul di lingkungan pemasyarakatan.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan blok hunian, petugas juga melakukan tes urine secara acak.
Tes urine diberlakukan terhadap pegawai maupun warga binaan sebagai bagian dari upaya mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba.
Kepala Rutan Kelas IIB Raba, Tajudinur A.Md., IP., SH., MH., melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhamad Yaser, S.Tr.Pas., mengatakan keterlibatan TNI, Polri dan BNN menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan pemasyarakatan.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat pengawasan," kata Yaser.
Ia menjelaskan, lingkungan pemasyarakatan membutuhkan pengawasan yang konsisten untuk memastikan berbagai bentuk pelanggaran dapat dicegah sejak awal.
Karena itu, razia gabungan dan tes urine menjadi salah satu instrumen pengawasan yang terus dilakukan untuk menjaga kondisi Rutan tetap aman dan terkendali.
"Sinergi dengan APH merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini. Kami ingin memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan tidak menjadi ruang bagi peredaran narkoba maupun masuknya barang-barang terlarang," ujarnya.
Yaser menegaskan Rutan Raba tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan proses pembinaan warga binaan dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif.
"Kami terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini melalui kegiatan seperti ini. Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNN menjadi bagian penting untuk memastikan Rutan Raba tetap aman, tertib, dan bebas dari handphone serta narkoba," ucapnya menegaskan.
Menurutnya, komitmen Zero Halinar akan terus diperkuat melalui pengawasan rutin dan kerja sama dengan APH.
Rutan Kelas IIB Raba memastikan koordinasi lintas sektor akan terus dibangun sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan.
Dengan langkah tersebut, Rutan Raba berupaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib dan kondusif sesuai komitmen Zero Halinar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....