Ruslan: Minta Warga Periksa Kompor dan Listrik sebelum Beraktivitas

  • 06 Apr 2026 11:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Ruslan meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan bencana kebakaran. Oleh karena itu, Ruslan meminta secara tegas kepada warga yang ada di Kabupaten Bima untuk periksa kompor, listrik sebelum meninggalkan rumah masing-masing.

"Kami minta kepada masyarakat agar memastikan bahwa kompor sudah mati sebelum beraktivitas," kata Ruslan saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Roi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kata Ruslan, imbauan ini sebagai langkah untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran yang kerap melanda rumah warga.

"Kita harus mitigasi dari awal agar terhindar dari bencana kebakaran," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran menghanguskan tiga unit rumah panggung di Desa Roi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 4 April 2026.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.35 Wita itu bermula dari rumah milik Muhtar (50). Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke rumah warga lainnya.

Ironisnya, saat kejadian, para pemilik rumah tengah berada di sawah untuk memanen padi, sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

Warga sekitar yang melihat asap tebal langsung berupaya memadamkan api secara manual. Namun, material rumah panggung berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Palibelo tiba sekitar pukul 09.50 Wita, disusul armada tambahan dari Pos Belo dan Mako Damkarmat Kabupaten Bima. Setelah berjibaku selama kurang lebih 15 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 10.05 Wita.

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bima, Ruslan, menyebutkan dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik.

Akibat kejadian tersebut, rumah Muhtar ludes rata dengan tanah, sementara dua rumah lainnya milik Jaenab (75) dan Abubakar (61) mengalami kerusakan ringan.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta," kata Ruslan.

Pasca kebakaran, kondisi di lokasi terpantau aman. Warga berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan darurat bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

"Kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk menangani masalah tersebut," ucapnya menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....