Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bima
- 08 Mar 2026 09:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bima pada Sabtu 7 Maret 2026, menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan. Ratusan rumah warga dilaporkan terdampak akibat meluapnya sungai dan drainase yang tidak mampu menampung debit air.
Kepala BPBD Kabupaten Bima melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda mengatakan hujan disertai kilat, petir dan angin kencang terjadi sejak pukul 14.00 WITA hingga 17.00 WITA di beberapa wilayah Kabupaten Bima.
“Akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tersebut, sejumlah wilayah di Kabupaten Bima mengalami banjir karena drainase dan sungai tidak mampu menampung debit air dari pegunungan,” ujarnya.
| Baca juga: Bima-Dompu: Berawan Tebal hingga Hujan |
Banjir terjadi di Kecamatan Tambora tepatnya di Desa Labuan Kananga dan Desa Kawinda Na’e. Di Desa Labuan Kananga, sebanyak 27 rumah warga atau 27 kepala keluarga dengan total 93 jiwa terdampak. Selain itu, satu unit SDN 2 Labuan Kananga dan kantor desa juga ikut tergenang banjir dengan ketinggian air sekitar 10 hingga 30 sentimeter.
Sementara di Desa Kawinda Na’e, banjir setinggi 10 hingga 25 sentimeter merendam 25 rumah warga. Sebanyak 27 kepala keluarga atau 92 jiwa terdampak akibat luapan air dari drainase.
Di Kecamatan Wera, banjir melanda Desa Nangawera, Desa Wora dan Desa Tawali. Air meluap dari sungai hingga merendam permukiman warga, jalan raya dan lahan pertanian dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 50 sentimeter.
| Baca juga: Empat Desa di Kabupaten Bima Dilanda Banjir |
Di Desa Nangawera, banjir merendam tiga rumah warga dan satu kedai kopi. Jalan lintas Wera–Bima di sekitar jembatan penghubung Desa Nangawera dan Desa Wora juga sempat tergenang lumpur sepanjang sekitar 30 meter sehingga menyebabkan kemacetan kendaraan.
Sedangkan di Desa Wora, sebanyak 10 rumah warga dengan total 35 jiwa terdampak. Sementara di Desa Tawali, delapan rumah warga serta halaman Kantor Camat Wera turut tergenang air banjir.
Selain banjir, cuaca ekstrem juga terjadi di Desa Sangiang, Kecamatan Wera. Gelombang laut setinggi empat hingga lima meter menyebabkan talud penahan ombak di pesisir pantai rusak parah serta satu unit posko kegiatan warga roboh.
Nurul Huda menambahkan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Warga bersama aparat setempat telah melakukan pembersihan lumpur dan sampah di lokasi terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....