Enam Kapal Layani Arus Mudik Lebaran 2026 dari Pelabuhan Bima

  • 06 Mar 2026 14:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Bima menyiapkan enam kapal motor (KM) yang akan melayani pelayaran dari Pelabuhan Bima.

Kepala Pelni Cabang Bima, Budiarto, menyebutkan enam kapal yang disiapkan yakni KM Awu, KM Leuser, KM Kawit, KM Wilis, KM Tilongkabila, dan KM Binaiya.

Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, tahun ini tidak ada penambahan armada. Pelni tetap mengoperasikan kapal sesuai jadwal reguler yang telah ditetapkan.

“Kami tetap menggunakan armada yang ada. Enam kapal tersebut akan melayani masyarakat yang hendak mudik maupun kembali dari kampung halaman,” jelas Budiarto, Jumat 6 Maret 2026.

Pelni mengimbau masyarakat agar memesan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket, mengingat potensi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran.

Sebelumnya, Kepala Pelni Cabang Bima, Budiarto, menjelaskan bahwa tren penumpang pada angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 lalu.

“Kemungkinan akan ada peningkatan penumpang yang menggunakan kapal Pelni pada Lebaran tahun 2026 ini,” ujar Budiarto.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat saat momen mudik dan arus balik Ramadan.

"Kami akan memastikan pelayanan tetap berjalan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ungkapnya.

Budiarto menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan selama periode angkutan Lebaran berlangsung.

"Kami terus menjaga komitmen dan koordinasi dengan semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, aman dan nyaman," ucapnya menegaskan.

Sekedar diketahui, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut mengadakan program stimulus tiket penumpang ekonomi potongan sebesar 30 persen dari tarif dasar belum termasuk (pas pelabuhan dan asuransi).

Program ini, kata Budi berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret sampai dengan 05 Apri 2026 mendatang.

"Pembelian tiket sudah bisa dilaksanakan di Chanel penjualan resmi PT. Pelni dimulai perhari ini untuk keberangkatan sesuai ketentuan dengan pagu anggaran sebesar Rp.42.306.488.700," ungkapnya.

Dalam momentum itu, Budiarto menghimbau untuk semua masyarakat khususnya Bima dan NTB bisa segera mengatur jadwal keberangkatan dengan memanfaatkan program stimulus dari Kementrian Perhubungan.

"Kami sampaikan agar masyarakat yang ada di Bima Dompu, NTB agar menikmati program ini," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....