Kacab Pelni Bima Prediksi Adanya Peningkatan Penumpang jelang Lebaran

  • 05 Mar 2026 16:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Jumlah pengguna transportasi laut yang masuk maupun keluar Bima diprediksi meningkat jelang arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Bima, Budiarto, menjelaskan bahwa tren penumpang pada angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 lalu.

“Kemungkinan akan ada peningkatan penumpang yang menggunakan kapal Pelni pada Lebaran tahun 2026 ini,” ujar Budiarto, Kamis 5 Maret 2026.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat saat momen mudik dan arus balik Ramadan.

"Kami akan memastikan pelayanan tetap berjalan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ungkapnya.

Budiarto menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan selama periode angkutan Lebaran berlangsung.

"Kami terus menjaga komitmen dan koordinasi dengan semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, aman dan nyaman," ucapnya menegaskan.

Sekedar diketahui, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut mengadakan program stimulus tiket penumpang ekonomi potongan sebesar 30 persen dari tarif dasar belum termasuk (pas pelabuhan dan asuransi).

Program ini, kata Budi berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret sampai dengan 05 Apri 2026 mendatang.

"Pembelian tiket sudah bisa dilaksanakan di Chanel penjualan resmi PT. Pelni dimulai perhari ini untuk keberangkatan sesuai ketentuan dengan pagu anggaran sebesar Rp.42.306.488.700," ungkapnya.

Dalam momentum itu, Budiarto menghimbau untuk semua masyarakat khususnya Bima dan NTB bisa segera mengatur jadwal keberangkatan dengan memanfaatkan program stimulus dari Kementrian Perhubungan.

"Kami sampaikan agar masyarakat yang ada di Bima Dompu, NTB agar menikmati program ini," ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....