Gubernur Iqbal Langsung Telepon KBRI Tanya Kondisi Warga NTB
- 02 Mar 2026 20:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat pasca serangan rudal yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Sejumlah fasilitas umum hingga kediaman pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan mengalami kerusakan.
Sebagai respons, Iran disebut meluncurkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Eskalasi konflik ini berdampak pada stabilitas keamanan di beberapa negara sekitar dan memicu kekhawatiran warga internasional, termasuk masyarakat Indonesia yang berada di kawasan itu.
Menyikapi situasi tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, memastikan warga negara Indonesia (WNI), khususnya asal NTB, dalam kondisi aman dan terus dipantau pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan setelah Gubernur Iqbal melakukan komunikasi langsung dengan para Duta Besar dan jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara kawasan Teluk, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Arab Saudi, serta KBRI di Teheran, Iran.
“Kami sudah mendapatkan pembaruan langsung dari para Dubes dan KBRI. Kondisi masyarakat Indonesia di sana terpantau dalam keadaan baik dan terus dimonitor secara intensif,” ujar Iqbal.
Ia menegaskan, meski situasi keamanan di kawasan tersebut masih dipengaruhi dinamika konflik, hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang terdampak langsung.
Gubernur juga mengimbau masyarakat NTB, khususnya keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Selain itu, ia meminta WNI yang belum terdata secara resmi di KBRI, terutama yang masuk secara tidak prosedural, agar segera menghubungi hotline perwakilan RI setempat guna memudahkan proses perlindungan.
“Kami mohon bagi yang belum terdata agar segera menghubungi hotline KBRI masing-masing negara supaya datanya bisa dimasukkan dan memudahkan perlindungan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....