Fakta Unik Polri: Sang Abdi Utama bagi Nusa Bangsa
- 01 Jul 2024 11:05 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Seberapa tahu tentang Kepolisian Negara Repulik Indonesia atau Polri? Ini Fakta uniknya dilansir dari Merdeka.com:
Sempat Berganti-ganti Nama
Sebelum menjadi Polri, bernama Badan Polisi Negara (BPN), Djawatan Polisi Negara (DPN) dan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI). Sistem kepolisian Indonesia ada sejak zaman Kerajaan Majapahit, saat patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara, Tugasnya melindungi raja dan kerajaan. Tahun 1897-1920 dibentuk kepolisian modern Hindia Belanda, merupakan cikal bakal dari terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada masa penjajahan Jepang, kepolisian Indonesia dibagi berdasarkan wilayah, yaitu Kepolisian Jawa dan Madura yang berpusat di Jakarta, Kepolisian Sumatra yang berpusat di Bukittinggi, Kepolisian wilayah Indonesia Timur berpusat di Makassar dan Kepolisian Kalimantan yang berpusat di Bandjarmasin.
Punya Motto Keren
Polri mempunyai moto Rastra Sewakotama yang artinya Abdi Utama bagi Nusa Bangsa. Motto tersebut diambil dari bahasa Sansekerta, yaitu Rastra (bangsa/rakyat) dan Sevakottama (pelayan terbaik). Jadi, Rastra Sewakottama dapat dimaknai "pelayan terbaik bangsa/rakyat".
Pada 21 Agustus 1945, Komandan Polisi di Surabaya, Moehammad Jasin, memproklamasikan Pasukan Polisi Republik Indonesia, langkah awal yang dilakukan mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata tentara Jepang, juga membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat maupun satuan-satuan bersenjata yang sedang dilanda depresi dan kekalahan perang yang panjang. Atas perjuangannya, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Dr. H. Moehammad Jasin dikenal sebagai Bapak Brimob Polri.
Lahirnya Hari Bhayangkara
Pada 1 Juli 1946, muncul Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. Tanggal 1 Juli kemudian diperingati sebagai Hari Bhayangkara setiap tahun sampai sekarang.
Markas Besar Polri Pernah Jadi Perkantoran Termegah Setelah Istana Negara
Ketika kedudukan Polri kembali ke Jakarta, sempat menggunakan bekas kantor Hoofd van de Dienst der Algemene Politie di Gedung Departemen Dalam Negeri. Kepala Kepolisian Negara kala itu Komisaris Jenderal Polisi R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo bikin kantor sendiri di Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bernama Markas Besar Djawatan Kepolisian Negara RI (DKN) yang menjadi Markas Besar Kepolisian sampai sekarang.
Tugas Polri Apa Saja Sih?
Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie melalui instruksi Presiden No. 2 tahun 1999 adalah sosok yang memisahkan Polri dan ABRI. Polri mengemban tugas-tugas kepolisian negara di seluruh wilayah Indonesia yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Terima kasih kepada seluruh anggota Polri yang menjunjung tinggi integritas dan dedikasi. Jadilah kebanggaan bangsa dan negara, mengemban misi mulia dalam melayani dan melindungi seluruh lapisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....