Hoax BBM Bertebaran, Begini Kata Pertamina

  • 27 Sep 2025 08:03 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Pertamina Patra Niaga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya informasi Palsu atau hoaks yang beredar di media sosial terkait Bahan Bakar Minyak (BBM). Perusahaan menegaskan bahwa isu-isu tersebut tidak benar dan berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan penyebaran Disinformasi atau hoaks merupakan tindakan tidak bertanggung jawab yang merugikan tidak hanya Pertamina sebagai BUMN, tetapi juga pemerintah.

Menyikapi persoalan tersebut dalam rilisnya Pertamina Patra Niaga merasa perlu untuk meluruskan sejumlah informasi hoaks yang beredar di media sosial. Berikut adalah deretan hoaks dan fakta sebenarnya:

1. Pembatasan pengisian BBM hingga 7 hari untuk mobil dan 4 hari untuk motor, serta larangan bagi penunggak pajak kendaraan adalah Tidak benar. Penyaluran BBM, khususnya BBM Subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah melalui mekanisme yang berlaku agar lebih tepat sasaran dan transparan. Hal ini juga sudah disampaikan oleh kementerian ESDM melalui juru bicara KESDM.

2. Adanya Kebakaran SPBU akibat kebijakan pembatasan BBM adalah Hoaks. Video yang beredar adalah rekaman lama dari peristiwa berbeda, yaitu insiden kebakaran SPBU di Aceh pada tahun 2024.

3. Video viral Lumajang: masyarakat disebut menggeruduk SPBU adalah Hoaks. Kejadian sebenarnya adalah pada Rabu, 17 September 2025, ketika ada karnaval di Desa Sentul, Lumajang. Karena hujan deras, penonton berdesakan berteduh di area SPBU yang sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB. Keributan terjadi akibat pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU. Tidak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.

“Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” jelas Roberth, Jumat (26/9/2025).

Pertamina Patra Niaga mengimbau pada masyarakat agar jeli dan teliti terhadap berbagai bentuk disinformasi yang sering beredar. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi perusahaan, yakni Pertamina Call Center 135 dan akun resmi media sosial Pertamina.

Rekomendasi Berita