Gawe Adat Inan Dowe, Mempertemukan Budaya, Sosial dan Ekonomi

  • 01 Okt 2026 09:46 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • wisata ntb
  • budaya
  • lombok timur

RRI.CO.ID, Mataram - Satu kegiatan budaya dapat memiliki banyak lapisan makna. Gawe Adat Inan Dowe II di Desa Loyok memperlihatkan pertemuan antara kerajinan tradisional, keterlibatan pemuda, penghormatan terhadap leluhur, kesenian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Lalu Arya Karma menjelaskan bahwa konsep kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek ekonomi. Ia menyebut adanya dimensi bio, psiko, sosial, dan spiritual yang ingin diperhatikan dalam kegiatan tersebut.

Dimensi sosial terlihat dari keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Pemuda menjadi penggerak, penglingsir memberikan arahan, pemerintah turut hadir, sementara pelajar dan kelompok masyarakat lainnya ikut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan.

Dimensi budaya terlihat dari kerajinan bambu dan kegiatan penghormatan terhadap leluhur. Pameran kerajinan memperlihatkan hasil keterampilan masyarakat, sedangkan nyekar menjadi bagian dari rangkaian yang menghubungkan kegiatan sekarang dengan penghormatan terhadap generasi terdahulu.

Dimensi ekonomi muncul melalui peluang pengembangan produk kerajinan. Keben dan berbagai hasil anyaman dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan. Dengan demikian, kerajinan dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Presenter Omink membawakan tema tersebut melalui Obrolan Budaya Pro4 RRI dalam siaran berjaringan nasional. Kehadiran cerita Gawe Adat Inan Dowe dari Lombok Timur memperkaya ruang siaran budaya dengan menunjukkan bahwa satu kegiatan lokal dapat membawa banyak persoalan yang relevan untuk dibicarakan secara nasional.

Harapan Lalu Arya Karma adalah agar kegiatan tersebut mendapatkan perhatian dan dukungan yang semakin baik pada masa mendatang. Bagi Desa Loyok, keberlanjutan kegiatan bukan hanya mengenai penyelenggaraan acara, tetapi juga tentang bagaimana budaya tetap dipelajari, dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....