Sorong Serah Aji Krame, Tradisi Adat Perkawinan Masyarakat Sasak

  • 11 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sorong Serah Aji Krame merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tradisi ini menjadi bagian dari rangkaian perkawinan adat Sasak dan masih dilaksanakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Lombok.

Sorong Serah Aji Krame biasanya dilakukan sebagai bentuk penyerahan kewajiban adat dari pihak keluarga mempelai laki-laki kepada keluarga mempelai perempuan. Prosesi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perkawinan adat Sasak karena berkaitan dengan hubungan antara kedua keluarga.

Dalam pelaksanaannya, pihak keluarga mempelai laki-laki membawa berbagai perlengkapan yang menjadi bagian dari ketentuan adat. Perlengkapan tersebut memiliki makna dan simbol tersendiri yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga, tanggung jawab, kehormatan keluarga, serta hubungan baik antara kedua belah pihak.

Prosesi Sorong Serah Aji Krame juga menjadi kesempatan bagi keluarga dan masyarakat untuk berkumpul. Pelaksanaannya melibatkan keluarga, tokoh adat, serta masyarakat sekitar sehingga nilai kebersamaan dan gotong royong terlihat dalam tradisi tersebut.

Bagi masyarakat Sasak, tradisi ini tidak hanya berkaitan dengan acara perkawinan. Sorong Serah Aji Krame juga menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan kekeluargaan dan menghormati aturan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di tengah perkembangan zaman, keberadaan Sorong Serah Aji Krame tetap dipertahankan oleh masyarakat Lombok. Tradisi ini menjadi bagian dari identitas budaya Sasak yang perlu dikenalkan kepada generasi muda agar mereka memahami dan menghargai adat serta budaya daerahnya.

Pelestarian tradisi Sorong Serah Aji Krame diharapkan dapat terus dilakukan sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Selain menjadi bagian dari perkawinan adat, tradisi ini juga menunjukkan kuatnya kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap budaya yang masih hidup di tengah masyarakat Sasak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....