Festival Pesona Dana Mbojo Dorong UMKM dan Potensi Lokal

  • 01 Jul 2026 08:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Festival Pesona Dana Mbojo yang digelar Pemerintah Kabupaten Bima dalam rangka Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui promosi produk-produk unggulan daerah.

Festival yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy di Halaman Kantor Bupati Bima tersebut menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bima.

Sejak sore hingga malam hari, kawasan festival dipadati masyarakat yang tidak hanya menyaksikan berbagai pertunjukan seni budaya, tetapi juga mengunjungi stan-stan UMKM yang menawarkan aneka produk khas Bima. Mulai dari tenun tradisional, kerajinan tangan, makanan olahan, hingga kuliner khas daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Kehadiran UMKM dalam Festival Pesona Dana Mbojo menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi dapat berjalan beriringan. Produk-produk lokal yang ditampilkan tidak hanya memperlihatkan kreativitas masyarakat, tetapi juga menunjukkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bima dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor infrastruktur, tetapi juga harus didukung oleh penguatan sektor budaya dan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal.

Menurutnya, festival budaya seperti Pesona Dana Mbojo dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan produk-produk unggulan masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.

Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, kegiatan tersebut juga menjadi media promosi yang mampu menarik minat investor dan wisatawan untuk datang ke Kabupaten Bima.

“Budaya dan ekonomi adalah dua hal yang saling mendukung. Ketika budaya berkembang dan dikenal luas, maka produk-produk lokal juga akan semakin diminati. Karena itu, UMKM harus terus diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati.

Festival Pesona Dana Mbojo tahun ini menghadirkan berbagai agenda menarik, mulai dari pertunjukan seni budaya, kolaborasi musik tradisional, lomba busana tenun khas Bima, hingga lomba LASQI.

Seluruh kegiatan tersebut melibatkan para seniman, pelaku ekonomi kreatif, komunitas budaya, dan generasi muda dari berbagai wilayah.

Selain menjadi pusat aktivitas budaya, festival ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Pedagang kuliner, pelaku usaha kecil, penyedia jasa transportasi, hingga sektor perhotelan dan pariwisata turut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap Festival Pesona Dana Mbojo dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Dengan demikian, budaya lokal tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga menjadi sumber kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal, Kabupaten Bima optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya, kreativitas, dan potensi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....