Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup

  • 11 Jun 2026 18:57 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Suasana meriah mewarnai penutupan Festival Peresean dalam rangka Hari Ulang Tahun Desa Wisata Kembang Kuning yang berlangsung di Lapangan Umum Desa Kembang Kuning, Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan budaya yang berlangsung sejak 29 Mei 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, wisatawan mancanegara, dan para pelaku budaya.

Penutupan festival dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya daerah, khususnya tradisi Peresean yang menjadi identitas masyarakat Sasak.

"Peresean bukan hanya tontonan atau hiburan rakyat semata, tetapi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga keberlangsungannya. Tradisi ini harus diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman," ucap Haerul Warisin.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan budaya seperti Peresean perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin dikenal luas dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya di Lombok Timur.

"Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan saat perayaan tertentu saja, tetapi bisa digelar hingga empat kali dalam setahun. Dengan begitu, budaya kita tetap hidup dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal, Bupati Haerul Warisin juga menyerahkan bantuan kepada panitia pelaksana Festival Peresean. "Bantuan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun," ucapnya.

Festival Peresean yang menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan HUT Desa Wisata Kembang Kuning berlangsung semarak sejak hari pertama pelaksanaannya. Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pertarungan para pepadu yang tampil penuh semangat dan sportivitas di arena Peresean.

Tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, festival ini juga menarik perhatian wisatawan mancanegara yang ingin menyaksikan secara langsung salah satu tradisi budaya khas Lombok yang sarat nilai keberanian, persaudaraan, dan penghormatan terhadap adat istiadat. Melalui Festival Peresean, Desa Wisata Kembang Kuning tidak hanya memperkuat identitas budayanya, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....