Nelayan Tambora Ditemukan Meninggal di Atas Perahu
- 02 Apr 2026 15:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Seorang nelayan asal Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, berinisial SW (34), ditemukan meninggal dunia di atas perahunya saat melaut mencari ikan di perairan Mpode, Dusun Oi Marai SP 3, Desa Kawinda To’i.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, almarhum berangkat melaut sejak pagi hari bersama sekitar 10 nelayan lainnya untuk menjaring ikan di wilayah perairan setempat.
Kapolsek Tambora, Iptu Suhadak, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi penangkapan, para nelayan berpencar untuk mencari titik penangkapan ikan. Setelah beberapa waktu, rekan-rekan korban kembali ke tepi pantai dan menunggu, namun SW tidak kunjung kembali.
“Karena korban tidak terlihat hingga malam hari, rekan-rekannya kemudian berinisiatif melakukan pencarian,” jelas Kapolsek, Kamis 2 April 2026.
Upaya pencarian tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 22.40 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas perahunya di area perairan tempat ia sebelumnya menjaring ikan.
Dari hasil keterangan yang dihimpun, diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kejadian tersebut.
Sementara itu, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.
“Kami atas nama pribadi dan institusi turut berdukacita atas kepergian almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu disertai dengan surat pernyataan resmi dari keluarga.
Setelah proses penanganan selesai, jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.
Sebagai bentuk kepedulian, personel Polsek Tambora turut mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan serta kondisi kesehatan bagi para nelayan saat melaut, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....