Indonesia-Vietnam Kerjasama Budidaya Tuna dan Rumput Laut

  • 06 Agt 2024 16:35 WIB
  •  Mataram

KBRN, Bima: Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan rencana perluasan kerjasama budidaya perikanan dengan Vietnam, setelah sukses dalam bidang budidaya lobster. Kerjasama ini akan diperluas mencakup budidaya tuna dan rumput laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa kerjasama budidaya lobster dengan Vietnam telah diimplementasikan di Jembrana, Bali, dan saat ini berada pada tahap pemeliharaan selama tiga bulan.

Sistem budidaya lobster di Jembrana mengadopsi teknik Vietnam, termasuk penggunaan kerangkeng dan pemeliharaan pada kedalaman 15 hingga 20 meter, serta penanganan benih lobster di Instalasi Karantina Ikan sebelum dipindahkan ke unit budidaya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam atas kerjasama pengembangan perikanan di Indonesia, khususnya komoditas lobster,” ujar Menteri Trenggono dikutip dari siaran pers KKP, Selasa (6/8/2024).

Menteri Trenggono menjelaskan bahwa beberapa kemajuan telah dicapai dalam budidaya lobster, termasuk transfer teknologi manajemen budidaya melalui pengembangan standar prosedur operasional pemeliharaan lobster yang diadopsi dari Vietnam.

“Berbagai hal tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kematian dan meningkatkan kelangsungan hidup lobster yang dibudidayakan,” tambahnya.

Berdasarkan kesuksesan kerjasama ini, Menteri Trenggono mengajak Vietnam untuk mengembangkan kerjasama dalam budidaya tuna dan rumput laut.

“Saya mengundang investor Vietnam untuk berinvestasi dalam budidaya tuna dan rumput laut di Indonesia,” ungkapnya.

Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam, Phung Duc Tien, menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan kerjasama budidaya perikanan tuna dan rumput laut dengan menandatangani perjanjian kerjasama. Menurut Phung, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor tersebut.

“Kami akan menyiapkan draft kerjasama untuk pengembangan budidaya tuna dan rumput laut,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....