Surah An-Nur Ayat 44-46, Mengungkap Keagungan Kekuasaan Allah
- 31 Jul 2024 09:25 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Dalam kajian Subuh di Masjid Hubbul Islamic Center NTB Rabu (31/07/2024) pagi, TGH. Masruri Pardi, Lc., MA membahas tafsir Surah An-Nur Ayat 44-46 yang mengungkapkan dua aspek penting dari kekuasaan Allah serta perintah untuk merenungi hewan-hewan sebagai bagian dari pelajaran berharga dalam hidup.
Tafsir Surah An-Nur Ayat 44-46 menyoroti keagungan kekuasaan Allah yang tampak jelas dalam pergantian siang dan malam. Perubahan waktu dari siang ke malam dan sebaliknya adalah salah satu contoh nyata dari kekuasaan Allah. Para ilmuwan menjelaskan bahwa pergeseran warna cahaya saat pergantian waktu ini dari kuning, jingga, merah, hingga infra merah menunjukkan bagaimana proses ini dapat mempengaruhi keadaan lingkungan dan kesehatan manusia.
Di malam hari, gelombang cahaya yang lebih pendek dapat berdampak negatif bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, Al-Qur’an menganjurkan umat manusia untuk beristirahat dan tinggal di rumah saat malam hari, sebagai bentuk kepatuhan terhadap tuntunan Allah yang menjaga kesehatan dan keselamatan manusia.
Selain mengungkapkan kekuasaan Allah, ayat-ayat tersebut juga mengarahkan manusia untuk merenungi ciptaan-Nya yang lain, yakni hewan-hewan. Allah telah menciptakan berbagai jenis hewan dari air, dengan memberikan mereka naluri, anggota tubuh, dan alat-alat pertahanan untuk bertahan hidup. Ustadz TGH. Masruri menekankan bahwa ahli-ahli ilmu hewan merasa kagum terhadap susunan dan fungsi tubuh masing-masing hewan yang memungkinkan mereka untuk bertahan hidup atau menghindari bahaya.
Air, sebagai elemen penting dalam kehidupan, berperan sangat signifikan. Sebagian besar tubuh makhluk hidup, termasuk manusia, terdiri dari air. Misalnya, tubuh manusia mengandung sekitar 70% air, dan kehilangan 20% dari persediaan air dapat mengancam nyawa, sementara kekurangan makanan masih dapat ditoleransi selama 60 hari. Ini menunjukkan betapa vitalnya air bagi kehidupan dan kelangsungan makhluk hidup.
Semua penjelasan mengenai kekuasaan Allah dan ciptaan-Nya ini seharusnya membawa umat manusia kepada keimanan yang lebih dalam. "Namun, sering kali pengetahuan hanya menjadi pengetahuan tanpa mengubah iman dan amal. Menurut beliau, Allah hanya menunjukkan jalan yang lurus kepada siapa yang dikehendaki-Nya." Kata TGH Masruri.
TGH. Masruri Pardi menegaskan “Orang yang biasa mengkonsumsi barang haram, itulah penyebab doa doanya tidak diterima oleh Allah”. Pesan ini menjadi penutup yang mendorong jemaah untuk tidak hanya memahami tetapi juga mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....